https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   30 September 2021 - 16:24 wib

Sandiaga Uno Ungkap Kondisi Pariwisata Indonesia Alami Penurunan Hingga 75 Persen

Viral
berita-headline

istimewa

Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar dan pukulan  berat pada ekosistem dan target pencapaian kinerja pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Kondisi memperihatinkan terlihat dari sektor pariwisata pada tahun 2020 yang mengalami penurunan tajam.

Menurut data dari Kemenparekraf RI, kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mengalami penurunan hingga 75,03 persen. Persentase tersebut dilihat pada data 2019 terdapat 16,11 juta kemudian pada 2020 terdapat 4,05 juta. Sedangkan data yang dihimpun dari Januari-Juli 2021 terdapat 937,75 ribu wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia.

Data kunjungan wisatawan nusantara (Wisnus)

Pada tahun 2020, kunjungan wisnus mengalami penurunan sebesar 29,7 persen. Hal tersebut terlihat dari data 2019 sebesar 282,9 juta, kemudian pada 2020 terdapat estimasi 198 juta perjalanan.

Devisa pariwisata yang dihasilkan selama tahun 2020 juga menurun sebesar 79,15 persen, jika dibandingkan dengan tahun 2019 yaitu sebesar 16,9 miliar dolar AS.

“Yang tadinya devisa pariwisata ada di posisi dua setelah minyak dan gas bumi, sekarang hanya 3,54 miliar dolar AS atau kurang lebih turun 80 persen. Ini yang disebut sebagai penuruan yang sangat fenomenal dan membutuhkan resiliensi dan kebijakan yang sangat tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, Jakarta, baru-baru ini.

Menparekraf Sandiaga menargetkan di tahun 2022 nilai devisa pariwisata dan kontribusi PDB pariwisata harus lebih ditingkatkan, nilai ekspor produk ekonomi kreatif juga ditargetkan sebesar Rp16,83 triliun, karena Indonesia menduduki peringkat ke tiga dunia setelah Amerika dengan Hollywood dan Korea Selatan dengan K-Pop.

Selain itu, target dari peningkatan jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara, serta serapan tenaga kerja parekraf juga diharapkan dapat kembali tumbuh seiring dengan upaya untuk mereaktivasi pariwisata tanah air.

“Mudah-mudahan kita bisa memberikan signal confidence, sehingga bulan-bulan selanjutnya Bali bisa dibuka kembali dan mampu menggerakkan wisatawan nusantara yang menjadi andalan kita. Sehingga total 34 juta ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif bisa kita capai,” kata Sandiaga.

Dalam mencapai target yang diinginkan, implementasi dari tiga pilar utama Kemenparekraf harus digalakkan, yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Inovasi dengan menghadirkan produk yang berkualitas dan berdaya saing. Adaptasi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

Serta kolaborasi dengan seluruh unsur pentahelix dan stakeholders lainnya, karena di tengah pandemi dan tantangan ekonomi kita tidak lagi berkompetisi, melainkan gerak bersama agar bisa menggarap seluruh potensi untuk mencetak peluang.

“Tentunya inilah semangat kita bersama dan mudah-mudahan dengan Rakornas ini kita bersatu padu untuk memperluas daya tahan kita, daya saing dan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya,” ujarnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Tugas Luhut Lintas Sektor, Kenapa Bukan Sandiaga?

Presiden Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman da
berita-headline

Inersia

Tips Meraih Pasar Internasional untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

Gelaran Jakarta Metaverse sudah memasuki hari ke-2. Salah satunya mengangkat tema Round Table
berita-headline

Viral

President WTFI Puji Kinerja Menteri Sandiaga Bukan Kaleng-kaleng

Terkait kinerja para menteri pilihan Presiden Joko Widodo, ada pernyataan menarik dilontarkan
berita-headline

Kanal

Erick Thohir Harapkan Kontribusi BUMN untuk Pulihkan Pariwisata Bali

Menteri BUMN Erick Thohir mengunjungi salah satu destinasi wisata
berita-headline

Viral

Pemerintah Izinkan Wisman 19 Negara Masuk Bali dan Kepri Mulai Hari Ini

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan pemerint