https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   01 October 2021 - 10:10 wib

Novel Baswedan Cs Keluar Dengan Kepala Tegak

Viral
berita-headline

Foto Istimewa

Novel Baswedan bersama 57 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lainnya resmi dipecat pada Kamis (30/9/2021). 

Walau tak lagi bekerja di lembaga anti korupsi, karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sehingga tidak dapat diangkat menjadi ASN KPK, tetapi Novel Cs berhenti dengan meninggalkan legasi yang baik.

"Kemarin saya dan kawan-kawan resmi berhenti dengan hormat dari KPK," kata Novel dikutip dari akun Twitternya @nazaqistsha, dikutip Jumat (1/10/2021). 

Warisan baik itu mulai dari berbagai prestasi penindakan pemberantasan korupsi, pencegahan, manajemen sumber daya dan tak berbuat tercela atau melakukan pelanggaran etik. 

"Kami keluar dengan kepala tegak karena menjaga integritas," tulis Novel. 

Novel mengucapkan terima kasih kepada semua elemen masyarakat atas penghargaan, penghormatan, perhatian dan dukungan.

Baginya pemecatan bukan tanda akhir dari segalanya. Perjuangan belum berakhir. Pemberantasan korupsi harus terus diperjuangkan dan pejabat korup tidak boleh dimaklumi.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Hari Ini Anies Dipanggil KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemanggilan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Basweda
berita-headline

Viral

KPK Usut Kasus Baru, Korupsi Tanah Sekolah SMKN 7 Tangerang Selatan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyelidikan kasus baru. Kasusnya adalah dugaan korups
berita-headline

Viral

Polri Rekrut Mantan Pegawai KPK untuk Cegah Konflik

Langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, berkeinginan
berita-headline

Kanal

Eks Penyidik KPK Robin Patok Harga Rp10 M untuk Urus PK

Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menyebut eks penyidik Komisi Pemberantasan
berita-headline

Viral

Dipecat Firli Bahuri Cs, Kader NU Sang 'Raja OTT' Dagang dan Mengajar Mengaji di Pesantren

Harun Al Rasyid, merupakan salah satu dari 57 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak