https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   04 October 2021 - 13:57 wib

Hidup (Partai) Buruh!!

Viral
berita-headline

Buruh Siap Menghidupkan Kembali Partai Buruh

Sejumlah organisasi serikat buruh akan menggelar deklarasi dan kongres untuk menghidupkan kembali Partai Buruh. Partai Buruh yang akan dideklarasikan merupakan kelanjutan Partai Buruh yang didirikan Muchtar Pakpahan dan Sonny Pudjisasono.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, perbedaan paling mencolok antara Partai Buruh yang lama dan baru adalah badan pendiri. Yang lama, badan pendirinya hanya didukung satu serikat buruh, yaitu Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI).

Sedangkan Partai Buruh yang baru tetap didukung KSBSI, namun ditambah dengan sejumlah konfederasi terbesar di Indonesia, yaitu Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau KSPSI, KSPI, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI).

Partai Buruh yang baru juga didukung 50 konfederasi serikat buruh nasional, seperti Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan (SPKEP), Serikat Petani Indonesia (SPI), Forum Guru Honorer dan Tenaga Swasta se-Indonesia, dan Gerakan Perempuan Indonesia (GPI).

Latar Belakang Hidupkan Partai Buruh
Alasan kebangkitan Partai Buruh, menurut Said Iqbal, terkait suara-suara yang harus didengarkan. Kaum buruh serta petani dan nelayan, katanya, patut didengar dan caranya melalui jalur parlemen.

Partai Buruh dibangkitkan kembali karena adanya kekalahan telak kaum buruh, petani, nelayan, guru, aktivis lingkungan hidup, dan pegiat HAM atas pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja).

"Suara kaum buruh dan petani-nelayan serta konstituen Partai Buruh harus diberi kesempatan yang sama, disuarakan melalui jalur parlemen, dan jalur perjuangan gerakan tetap dilakukan oleh serikat," ujarnya.

"Di seluruh dunia, pasti ada Partai Buruh atau Partai Sosial Demokrat dengan basis konstituennya adalah buruh. Hanya di Indonesia yang tidak ada lagi Partai Buruh," lanjutnya.

Said Iqbal menyampaikan suara buruh secara politik perlahan mulai kalah sejak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja disahkan. Untuk itu, dia menilai perlu ada Partai Buruh agar suara serikat buruh bisa sampai dalam setiap keputusan politik.

"Semua kebijakan terkait kesejahteraan pasti diputuskan secara politik. Oleh karena itu, perlu adanya partai yang secara politik mewakili buruh, petani, dan konstituen di parlemen melalui partai politik," ujarnya.

Iqbal juga menegaskan azas dan ideologi Partai Buruh adalah Pancasila."Kami tidak bisa menerima paham komunis dalam partai ini," ujarnya.

Sumber Anggaran Partai Buruh
Said Iqbal mengaku kerap ditanya soal sumber pendanaan Partai Buruh. Ia menuturkan bahwa sumber pendanaan Partai Buruh berasal dari iuran secara mandiri oleh para anggotanya.

"Partai Buruh di dalam konstitusi yang sudah disepakati oleh 11 anggota organisasi pendiri Partai Buruh yang baru, pembayaran organisasi, pembiayaan organisasi adalah dari anggota," kata Said.

Said mengatakan, sementara ini setiap anggota akan dikenakan iuran sebesar Rp 50 ribu per anggotanya. Nantinya besaran iuran tersebut akan ditingkatkan tiap tahunnya."Sementara ini kami putuskan Rp 50 ribu per anggota, dengan start awal ada 100 ribu anggota yang akan membayar, dari tahun ke tahun akan ditingkatkan. Karena ini nggak sulit, basis konstituen dan basis anggota kami di serikat buruh sudah ada," ujarnya.

Said menjelaskan, Partai Buruh yang didesain oleh serikat buruh, serikat petani, organisasi guru, gerakan perempuan Indonesia dan beberapa gerakan sosial lainnya sudah terbiasa membiayai organisasi secara mandiri, demokratis, mandiri, dan terbuka. Nantinya pembiayaan tersebut akan ditetapkan melalui kongres masing-masing organisasi pendiri Partai Buruh.

"FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia) misalnya itu FSPMI memutuskan dengan resmi termasuk memutuskan anggarannya, termasuk membolehkan iuran bagi anggota serikat buruh FSPMI untuk membayar Partai Buruh secara sukarela kader militan," ungkapnya.

Begitu juga Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang pembiayaannya ditetapkan dalam keputusan kongres. Termasuk Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dan Serikat Petani Indonesia (SPI) yang juga diputuskan dalam kongres.

"Inilah mendasari kenapa menjadi kuat basis dalam membiayai organisasi yaitu iuran anggota partai yang tahap pertama kami akan siapkan 100 ribu untuk membayar iuran, mungkin per 6 bulan naik lagi, per 1 tahun naik lagi, per 9 bulan naik lagi," tuturnya.

Sosok Ketua Umum
Hingga kini baru satu nama yang diusulkan menjadi menjadi calon Presiden Partai Buruh."Sampai hari ini baru satu nama yang disepakati untuk disetujui di kongres yaitu saudara Said Iqbal dari KSPI," ujar Said.

Iqbal mengatakan dirinya diusulkan oleh 11 elemen organisasi buruh. Iqbal menuturkan Kongres akan dimulai pada 4 Oktober di Hotel Grand Cempaka Putih. Sementara deklarasi Partai Buruh akan dilakukan pada 5 Oktober 2021.

"Penutupan kongres Partai Buruh akan diumumkan susunan pengurusnya yang baru dan juga keputusan keputusan kongres lainnya jam 10.45 WIB di Hotel Grand Cempaka Putih. Bagi yang tidak bisa hadir kami berharap bisa bergabung nanti di konferensi pers partai melalui Zoom," ucap dia.

Tujuan dibentuknya partai buruh kata Iqbal, agar negara sejahtera. Kesejahteraan itu salah satunya melingkupi kesetaraan atau kesempatan yang sama untuk hidup layak."Semua orang punya kesempatan hidup layak yang sama," ucap Iqbal.

Lebih lanjut, Iqbal menyebut Partai Buruh sudah memiliki kepengurusan di tingkat nasional. Yaitu 100 persen kepengurusan di tingkat provinsi dan 80 persen di tingkat kabupaten dan kota.

Selain itu, Iqbal menuturkan jika lolos verifikasi KPU, Partai Buruh akan terlibat di dalam kontestasi Pemilu 2024."Saatnya juga kami berkontribusi buat negeri ini melalui parlemen melalui DPR RI, DPD RI, DPRD 2, DPRD, Pilkada Pilkada, pemilihan gubernur, bupati Walikota, bahkan pemilihan presiden wakil presiden," kata dia.

"Bila Tuhan berkehendak kami lolos verifikasi KPU, tentu kami ikut terlibat dalam proses demokrasi tersebut pada tahun 2024 pemilu di Indonesia," lanjutnya.

Untuk diketahui, terdapat 11 elemen atau organisasi yang masuk dalam badan pendiri Partai Buruh.

Organisasi tersebut yakni Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Organisasi Rakyat Indonesia (ORI), Serikat Petani Indonesia (SPI), Gerakan Perempuan Indonesia (GPI), KSPI, FSPMI, FSP FARKES, KPBI, FSP KEP, dan FPTHSI.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan