https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   04 October 2021 - 16:25 wib

'Bu Risma Mungkin Bisa Konsultasi ke Psikiater Dulu'

Viral
berita-headline

(ist)

Menteri Sosial Tri Rismaharini diminta untuk memeriksakan dan berkonsultasi dengan psikiater terkait ketidakstabilan emosinya yang sering naik.

Pasalnya Risma sering meluapkan emosinya kepada orang saat dirinya sedang melakukan kunjungan kerja baik di dalam rapat maupun di ruang terbuka.

“Mungkin perlu juga dievaluasi oleh psikolog atau psikiater. Rakyat butuh pemimpin yang lembut, sabar dan mengayomi rakyatnya," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Mahfuz Sidik dalam keterangan persnya yang diterima Inilah.com, Senin (4/12/2021).

Menurut dia, sebegai sorang pejabat negera, Risma harusnya bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Jika memang emosi, seharusnya bisa ditunjukkan dengan cara lain dan bukan dengan memarahi orang di depan umum.

"Tidak pantas sama sekali. Bukan prilaku pemimpin pemerintahan. Contoh tidak Pancasilais," kata Mahfuz.

Mahfuz menjelaskan, masyarakat saat ini sedang mengalami kesulitan hidup akibat pandemi covid-19 dan PPKM, terutama tekanan ekonomi. Karena itu, masyarakat juga diliputi perasaan sedih, cemas, kecewa dan marah terhadap situasi yang penuh ketidakpastian ini. 

"Maka wajar kalau petugas pendamping PKH curhat ke menterinya. Terus kenapa harus marah? Kenapa harus berdiri mendatangi petugas sambil menunjuk pulpen ke petugas? Terus kenapa harus ancam mau tembak?," ujar Mahfuz. 

Apalagi menurut dia, peristiwa marah-marah Mensos Risma kepada pendamping PKH di Gorontalo tersebut, terjadi pada Jumat, 1 Oktober 2021 yang bertepatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini. 

"Saat masyarakat dihimbau pemerintah memperingati Hari Kesaktian Pancasila, eh malah menyaksikan perilaku seorang Mensos Risma yang tidak Pancasilais. Hal ini tentu saja kita sayangkan," tegasnya. 

Mantan Ketua Komisi I DPR RI 2010-2017 ini menegaskan, sikap Mensos Risma tersebut, tidak mencerminkan Lima Sila yang ada di dalam Pancasila. "Apakah perilaku Mensos Risma sejalan dengan kelima sila Pancasila itu?" paparnya. 

Mahfuz menjelaskan, agama telah mengajarkan untuk tidak mengedepankan marah-marah, apalagi mengancam seseorang yang merupakan cerminan Sila Pertama Pancasila.  

Tindakan Mensos Risma itu juga dinilai tidak mencerminkan Sila Kedua Pancasila yang seharusnya menghormati dan menghargai sesama, sekalipun dia rakyat kecil. 

Mantan Wali Kota Surabaya itu seharusnya bisa menjaga komunikasi antar budaya agar tetap harmonis dan menyatu. Hal tersebut merupakan cerminan Sila Ketiga Pancasila. 

Sedangkan Sila Keempat Pancasila, lanjut Mahfuz, musyawarah dan mengedepankan hikmah dalam setiap menghadapi permasalahan. 

"Pendamping PKH yang bertugas dan  bertanggung jawab soal itu, kemudian curhat ke Mensos Risma. Apa salahnya? Apakah itu fitrah? Saya kira sikap Menteri Sosial tersebut tidak mencerminkan Keadilan Sosial," tegasnya. 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

IXU

Penyaluran Bantuan Sosial Tunai Dihentikan

Masyarakat masih menunggu dan bertanya-tanya terkait keputusan pem
berita-headline

Viral

Demokrat: Mensos Risma Bisanya Hanya Tebar Intimidasi dan Caci Maki

Mungkin kalau hari ini dilakukan survei, Menteri Sosial Tri Rismaharini yang akrab disapa Risma,
berita-headline

Viral

Risma Terlibat Adu Mulut dengan Mahasiswa Soal Bansos

Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali menjadi perbincangan publik. Dalam video yang beredar poli
berita-headline

Kanal

Ajak Mahasiswa Bantu Cari Solusi Atasi Kemiskinan, Mensos Siapkan Rp178 Miliar

Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta mahasiswa terjun langsung kelapangan untuk membantu pemeri
berita-headline

Kanal

Mensos Risma Minta Izin Guntur Gunakan Gambar Soekarno di Uang Pecahan Rp100.000 Baru