https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   04 October 2021 - 17:15 wib

Sambil Menungu Undangan Polri, Mantan Pegawai KPK Masih Kobarkan Perlawanan

Viral
berita-headline

Para Pegawai KPK yang tak Lolos TWK Masih Melakukan Upaya Perlawanan

Sebanyak 57 mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunggu undangan resmi dari Kapolri terkait rencana penarikan mereka menjadi ASN Polri.

"Kita terbuka untuk mendiskusikan dan membicarakannya dengan Polri," kata mantan Pegawai KPK Hotman Tambunan melalui keterangan tertulis, Senin (4/10/2021).

Hotman mengatakan saat ini pihaknya belum memberikan sikap terkait tawaran itu. Namun, pihaknya tidak mempermasalahkan rencana Polri menarik mantan pegawai KPK yang gagal dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk bergabung.

"Niatnya kan sama mencari solusi untuk permasalahan TWK KPK," ujar Hotman.

Hotman juga mengatakan pihaknya tidak mau buru-buru menerima tawaran Polri. Menurutnya, pada mantan pegawai KPK itu mau mengetahui prosedurnya terlebih dahulu sebelum bersikap.

"Jika sudah gamblang kita mengetahui mekanisme dan prosedurnya maka kita bisa mengambil sikap," tutur Hotman.

Selain itu, Hotman dan kawan-kawan juga masih berjuang dengan menempuh upaya administratif, upaya menyelesaikan sengketa yang diatur pasal 129 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Upaya administratif sendiri terbagi dua, yaitu keberatan dan banding administratif. Keberatan administratif dapat ditempuh ke Pimpinan KPK. Jika tidak dijawab dengan memuaskan oleh Firli Cs, maka eks pegawai KPK bisa mengajukan banding administratif ke Presiden Joko Widodo.

Selain itu, 57 mantan pegawai KPK ini juga masih menunggu hasil gugatan keterbukaan informasi hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) yang tengah bergulir di Komisi Informasi Pusat (KIP).

Hotman dan mantan pegawai KPK yang tak lolos TWK menggugat keterbukaan informasi mengenai hasil tes itu ke KIP pada Selasa (10/8/2021) lalu. Mereka terpaksa mengajukan gugatan tersebut lantaran hingga saat ini para pegawai yang dinyatakan tidak lolos belum menerima hasil TWK.

Sidang lanjutan mengenai keterbukaan hasil TWK tersebut akan digelar minggu depan. Sidang yang dihadiri KIP dan KPK itu rencananya akan dilakukan secara tertutup.

Perlawanan lain yang akan dilakukan eks 57 pegawai KPK adalah melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait surat keputusan (SK) pemberhentian dari lembaga antirasuah.

Hotman mengatakan, saat ini pihaknya juga masih mempersiapkan administrasi untuk menggugat ke PTUN. Ia menegaskan, pemecatan terhadap 57 mantan pegawai KPK berpotensi melanggar hukum.

Menurut Hotman, TWK yang menjadi dasar pemecatan mereka bermasalah. Pasalnya Ombudsman telah menyatakan bahwa TWK maladministrasi dan hasil penyelidikan Komnas HAM menyebut bahwa TWK melanggar HAM.

"(Gugatan ke PTUN) masih ada persyaratan adminitrasi. Misalkan kita memutuskan untuk menggugat jadi administrasinya sudah lengkap," ujarnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Polri Rekrut Mantan Pegawai KPK untuk Cegah Konflik

Langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, berkeinginan
berita-headline

Viral

Ini Isi Pertemuan 57 Pegawai KPK dan Polri

Mabes Polri telah memulai pembahasan dengan 57 orang mantan pegawai Komisi Pemberantasan Koru
berita-headline

Viral

Curhat Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Masih Ngotot, Apa Yang Dicari?

Polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih bergulir.
berita-headline

Viral

HTI 'Muncul' Lagi di KPK Setelah G30STWK

Foto bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di meja salah satu pegawai Komisi Pemberantasan Korups
berita-headline

Inersia

Cerita Pegawai Terakhir 'Korban' TWK Kemasi Barang di KPK

Lakso Anindito menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (5/10/2021) siang. L