https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   05 October 2021 - 02:49 wib

Ini Surat Anies ke Bloomberg yang Dituding Minta Dana Pemilu

Sempat viral di media sosial Twitter mengenai surat dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Michael R Bloomberg, pendiri Bloomberg Philanthropies. Surat itu dinarasikan sebagai cara Anies minta jatah kampanye anti-rokok untuk dijadikan dana pemilu 2024.

Surat Anies itu diunggah akun Twitter @rokok_indonesia, pada Jumat (1/10/2021) pekan lalu. Ada beberapa cuitan yang diunggah akun tersebut.

Akun @rokok_indonesia memberi jawaban kenapa Anies diserang soal rokok di medsos Twitter. Akun tersebut kemudian menuding Anies minta jatah kampanye anti-rokok.

"Kenapa sih pada nyerang Anies Baswedan? Ya karena beliau minta jatah ke Bloomberg Initiative buat kampanye antirokok," tulis akun itu.

Cuitan tersebut disertakan unggahan surat dari Anies ke Bloomberg Initiative, lembaga donor di balik kampanye anti-rokok global. Disebutkan pula bahwa lembaga itu didirikan miliarder AS Michael Bloomberg dan yang telah menggelontorkan uang hampir US$1 miliar demi kampanye anti-rokok di seluruh dunia.

"Inisiasi bertukar surat dengan komitmen melarang rokok di daerah kekuasaannya ini ya bisa jadi alat tukar politik. Ingat bentar lagi 2024, waktunya cari dana bos," cuit akun @rokok_indonesia.

"Tipikal elit politik macam begini, saran kami, menjadi pihak yang tak layak dipilih. Baru jadi gabener aja udah cari donoran dari pihak asing. Alat barternya, ya nasib jutaan rakyat Indonesia yang hidup dari kretek ini," lanjut cuitan itu.

Melalui surat itu, Anies bicara bagaimana Jakarta melindungi warga dari rokok. Anies menyebut Jakarta melarang iklan dan pajangan tembakau di dalam dan luar ruangan di tempat penjualan.

Surat itu ditujukan dan ditandatangani pada 2019. Dan aturan itu kini tertuang dalam Seruan Anies Nomor 8 Tahun 2021.

Berikut surat Anies ke Bloomberg:



Tudingan dari akun @rokok_indonesia itu kemudian ditanggapi oleh Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Naufal Firman Yursak keesokan harinya, Sabtu (2/10/2021).

"Sehat min? Pasti lagi sebel ya," ujar Naufal dalam akun Twitter-nya @firmanyursak.

"Coba jangan anonim biar semua tahu siapa Anda :)," tulis Naufal lagi.

Saat dikonfirmasi, Naufal pun menegaskan bahwa cuitan yang diunggah merupakan pandangan pribadi dan tak terkait dengan institusi.

Sementara itu, Gerindra menilai bahwa surat Anies kepada Bloomberg itu dipelintir.

"Terlalu naiflah tuduhan itu. Apakah isinya permintaan dana? Bukankah itu ajakan kolaborasi? Dalam politik, pelintiran sangat maklum," kata Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif, kepada wartawan, Senin (4/10/2021).

Dia menuturkan, dalam dunia maya harus ada validasi. Termasuk isi dan tujuan surat dari Anies. Berdasarkan unggahan akun @rokok_indonesia, surat Anies itu dibuat pada Juli 2019.

"Dalam jagat dunia maya kita harus berhati-hati. Dalam perspektif politik soal ini tentu akan menjadi 'santapan' pihak yang tidak suka," kata Syarif.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ikut angkat bicara. Dia mengakui bahwa memang benar Anies Baswedan pernah mengirimkan surat kepada Michael Bloomberg, pendiri Bloomberg Philanthropies. Menurut Riza, surat itu terkait kerja sama kampanye anti-rokok bukan untuk meminta dana.

Riza pun menegaskan jika surat yang ditandatangani Anies pada 2019 itu hanya untuk berterima kasih dan memastikan bahwa Jakarta tergabung dalam 54 kota yang melakukan kampanye anti-rokok bersama Bloomberg Philanthropies.

"Ya ada suratnya, Pak Anies mengatakan berkat Bloomberg Philanthropies, Jakarta telah bergabung dalam kemitraan kota sehat dengan 54 kota lainnya tahun 2017. Ngga ada permintaan dana di sini, ngga ada. Ini justru komitmen kita sebagai kota kolaborasi ingin memastikan Jakarta bergabung dengan kota-kota dunia lainnya," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Senin.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

PDIP Minta Etika Anies Diperbaiki Dulu Sebelum Jadi Capres

PDI Perjuangan DKI Jakarta menyoroti munculnya dukungan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan un
berita-headline

Viral

Resmi, Relawan Deklarasi Anies Capres 2024

Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera atau disingkat ANIES resmi mendeklarasikan diri mendukung An
berita-headline

Viral

Tanggapi Survei BPS, Anies: Warga Jakarta Makin Matang Berdemokrasi

Provinsi DKI Jakarta didaulat menjadi provinsi paling demokratis berdasarkan rilis indeks demokra
berita-headline

Inersia

Aplikasi JAKI dari Jakarta Smart City Kembali Raih Penghargaan Internasional

Aplikasi JAKI dari Jakarta Smart City kembali mendapatkan penghargaan bertaraf internasional. Kal
berita-headline

Viral

"Siapa itu Giring? Kita Tak Kenal"

Sikap pelaksana tugas Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI