https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   05 October 2021 - 17:50 wib

Demi Kebal OTT KPK, Anggota DPR Kena Tipu 'Cucu' Nyi Roro Kidul

Viral
berita-headline

Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Rudi Hartono Bangun

Sungguh memalukan, seorang Anggota DPR  Fraksi Partai Nasdem Rudi Hartono Bangun yang seharusnya mendidik rakyat untuk realistis, malah mempercayai klenik agar dirinya kebal dari OTT KPK. Lebih menyedihkan lagi dia ternyata juga tertipu oleh Dukun yang dipercayai akan melindunginya itu.

Rudi ketipu 'cucu' Nyi Roro Kidul bernama Siska Sari, uang Rp4 miliar yang disetorkan, raib dibawa kabur.

Siska sang 'titisan' Nyi Roro Kidul itupun dipenjara karena menipu. Siska kini duduk di kursi Pengadilan Negeri Kota Medan, sebagai terdakwa.

Dalam dakwaannya yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum di pengadilan, Siska rupanya pemain lama dalam urusan tipu-menipu bernuansa mistis.


Warga Jalan Melati Raya Blok VII, Lingkungan VIII, Kelurahan Helvetia/Komplek Perumahan Lexus Jalan Beringin VIII, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan itu bercerita tentang kakek buyutnya pernah menikah dengan Ratu Pantai Selatan 'Nyi' Roro Kidul, sering disebutnya Uti.

Siska yang mengaku memiliki indera keenam (indigo), Februari 2017 mengirim pesan (chat WhatsApp/WA) ke Rudi seolah sedang diincar oleh KPK karena memiliki 6 item kesalahan. Siska kemudian berhasil meyakinkan wakil rakyat tersebut agar dibantu supaya luput dari incaran KPK. Yakni dengan bantuan jin milik 'Nyi' Roro Kidul.

Namun Rudi harus memenuhi syarat ritual yakni mencari tumbal bayi merah. Merasa tidak sanggup, Siska kemudian memberikan solusi yakni menyediakan sejumlah ayam hitam sebagai penggantinya (tumbal) yang dihargai Rp7 juta per ekor.

Dengan dalih keperluan ritual, Rudi Hartono pun dimintai uang baik secara transfer maupun cash. Di awal, terdakwa meminta agar korban mengirimkan uang ke rekening rekannya Halim Wijaya dengan alasan rekening banknya sedang diawasi aparat penegak hukum.

Selain ke rekening Halim ada juga diambil tunai ke rumah Rudi  sebanyak 10 kali di Jalan Kapten Muslim Komplek Mutiara, Kota Medan. Ada juga transferan uang ke rekening bank atas nama Gunawan Ananta, ayah Siska.

Bahkan pada Maret 2018, Siska selalu meminta saksi korban untuk mengirimkan sejumlah uang dengan alasan membantu Rudi agar tidak lagi menjadi target KPK. Rudi sampai menjual 1 unit mobil Toyota Land Cruiser Nopol BK 1000 GI warna hitam dengan nilai sekitar Rp800 juta kepada saksi Benny di Jalan Nibung Medan.

Wakil rakyat itu mengalami kerugian Rp4 miliar lebih. Dia juga sempat membujuknya agar uang yang pernah diberikan dikembalikan. Malah Siska memblokir nomor WhatsApp (WA) seorang anggota dewan. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Mapolda Sumut.

Kini, Siska Sari dituntut 10 tahun penjara dan denda Rp2 miliar subsidair (bila denda tidak dibayar maka diganti pidana) 6 bulan kurungan.

Dari fakta-fakta hukum terungkap di persidangan, terdakwa telah memenuhi unsur melakukan tindak pidana Pasal 378 KUHPidana jo Pasal 55 (1) ke–1 KUHPidana dan Pasal 3 UU No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (PPTPPU).

Hal memberatkan, terdakwa tidak mengakui perbuatannya, merugikan korban Rp4 miliar lebih lebih serta menghambat program pemberantasan dalam pemberantasan tindak pidana pencucian uang."Sedangkan hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan sopan selama persidangan," urai Rahmi.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Farah Puteri Jawab Pentingnya Aktualisasi Wawasan Kebangsaan di Era Digital

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PAN, Farah Puteri Nahlia mengatakan aktualisasi wawasan kebangsa
berita-headline

Viral

Bolak-balik Kereta Cepat, Ada Apa Dengan Proyek Ini?

Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merubah skema pembiayaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung men
berita-headline

Viral

Alex Noerdin Ditetapkan Sebagai Tersangka

Anggota DPR RI Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), Kamis (