https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   07 October 2021 - 14:04 wib

Jaksa Pemasang Bendera Mirip HTI Bukan Orang-nya Firli

Viral
berita-headline

Ketua KPK Firli Bahuri. instagram.com/official.kpk

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memasang bendera Al Liwa yang dikaitkan dengan atribut Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di meja kerjanya ternyata bukan ‘orang' Ketua KPK Firli Bahuri. Jaksa itu tidak mengetahui bahwa bendera yang dipasangnya merupakan atribut mirip HTI.

Juru bicara 57 mantan pegawai KPK, Hotman Tambunan membenarkan hal tersebut. Hotman mengaku mengenal baik sang jaksa yang tengah ramai diperbincangkan publik.

“Bukan orang pimpinan (Firli), kami kenal dia jaksa tersebut, hubungan kami baik,” kata Hotman kepada Inilah.com, Kamis (7/10/2021).

Namun, Hotman tidak merinci identitas jaksa tersebut. Hotman menceritakan bahwa jaksa itu mendapat bendera Al Liwa dari luar KPK.

"Dia dapat bendera itu di luar kantor entah dimana, seperti kita pergi ke McD, kita dikasih bendera kecil. Nah, dia dikasih bendera (Al Liwa) itu, biasa kan dikasih dia terima, kemudian diletakkan di atas meja kerja seperti bendera kecil, jadi ceritanya seperti itu,” tutur Hotman.

"Saya pun kadang-kadang bawa bendera itu juga, bendera McD itu, kadang saya pergi ke resepsi ulang tahun, atau ke kedutaan Swedia, Inggris, kan kita dikasih bendera kecil gitu kan, kita bawa-bawa," tambah Hotman.

Kejadian itu terjadi pada tahun 2019 saat KPK tengah gencar menolak revisi UU KPK. Beredarnya foto mirip bendera HTI itu kembali dikaitkan dengan pegawai KPK yang belakangkan dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Jaksa tersebut tidak mengetahui bendera yang dipasangnya merupakan isu sensitif.

“Jaksa ini gak ada niat apa-apa, orang dikasih bendera, biasa dia terima, dibawa-bawa sama dia ke mejanya, ditempel di meja gitu aja, tidak ada niat apa-apa, lagian dia (beragama) Hindu, mana tau dia, mungkin dia menilai agak unik bendera tersebut,” kata Hotman.

Hubungan 57 mantan Pegawai dengan Internal KPK Baik

Hotman tidak menepis adanya upaya adu domba dan fitnah pihak tertentu terhadap para pegawai KPK. Namun, ia memastikan hubungan 57 mantan pegawai dengan ASN pegawai KPK baik.

“Hubungan kami dengan yang didalam bagus-bagus saja, hubungan kami baik. Justru yang di dalam itu yang lagi bekerja di KPK itu, mereka sangat sangat sedih dengan kepergian kami. Mereka bahkan bikin acara perpisahan kepada kita dengan haru biru. Mereka menyadari keberadaan kami, cuma mereka ngga bisa berbuat apa-apa,” ujar Hotman.

Sebelumnya, foto bendera mirip lambang HTI di meja pegawai KPK menjadi sorotan publik. Isu ini kembali viral usai rencana Kapolri merekrut 57 mantan pegawai KPK menjadi ASN Polri. Foto yang menjadi viral itu diambil oleh bekas petugas satuan pengamanan (satpam) KPK, bernama Iwan Ismail.

Foto bendera mirip HTI itu diambil di lantai 10 tempat ruang kerja penuntutan. Iwan Ismail bahkan tidak memiliki akses di lantai tersebut. Sementara 57 pegawai KPK yang diberhentikan berkantor di lantai 9.

Terbukti bersalah, Iwan diberhentikan KPK atas tindakannya mengambil foto di lokasi yang tidak diperkenankan untuk merekam, masuk ke ruangan yang bukan kewenangannya, dan menyebarkan foto tanpa konfirmasi serta klarifikasi.

Pemeriksaan internal KPK terhadap Iwan dan jaksa pemilik meja, serta saksi ahli, bendera bertuliskan Tauhid atau Al Liwa yang ada di meja pegawai tidak terafiliasi ke HTI.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Tak Sampaikan Hasil Pemeriksaan Ajudan Lili, KPK Dituding Munafik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menyampaikan hasil pemeriksaan ajudan Wakil Ketua K
berita-headline

Viral

Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rajin Kasih Uang ke Robin, Ini Alasannya

Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari punya alasan sendiri terkait pemberian uang kepada
berita-headline

Viral

KPK Perpanjang Penahanan Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan tersangka mantan Wakil Ketua DPR
berita-headline

Viral

KPK Janji Pelajari Vonis eks Kadis Lampung Selatan

Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan pihaknya akan mempelajari
berita-headline

Viral

Jual Beli Jabatan Masih Marak, 1 Dari 5 PNS Akui Ada Nepotisme Saat Rekrutmen

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan masalah nepotisme dalam jual beli jabatan saat pene