https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   07 October 2021 - 14:51 wib

DKI Masih Rawan Ular, Warga Diminta Berhati-hati

Jelang masuk musim penghujan di beberapa wilayah biasanya ditandai dengan kemunculan hewan reptil seperti ular dan biawak yang masuk ke pemukiman padat penduduk.

Hal ini membuat warga mulai khawatir kemunculannya binatang-binatang tersebut karena takut membahayakan keselematan, khususnya ular kobra yang memiliki racun mematikan.

Kasus penemuan ular terbaru di wilayah DKI Jakarta terjadi pada Rabu kemarin (6/10/2021) di Jl Percetakan RT 10/001, Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur.

Warga langsung menghubungi petugas Damkar setempat karena menemukan adanya ular kobra sepanjang 1,5 meter di lingkungan mereka. Mendapat laporan tersebut, petugas melakukan evakuasi dengan menurunkan empat personel rescue.

"Dalam waktu 15 menit ular berhasil kami amankan dari halaman rumah warga," kata Kepala Seksi Operasional Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, Rabu malam.

Ular tersebut akhirnya dibawa ke markas Sudin Gulkarmat Jakarta Timur untuk dilakukan proses selanjutnya.

Sepanjang tahun 2021, di wilayah DKI Jakarta sudah ada beberapa temuan kemunculan ular di pemukiman padat penduduk. Bukan hanya karena musim pancaroba saja melainkan karena lahan yang menjadi habitat meraka saat ini sudah banyak diisi oleh perumahan dan pemukiman.

Bagi warga yang kebetulan menemukan kemunculan hewan seperti ular di lingkungannya diharapkan untuk berhati-hati dan menghubungi petugas Damkar setempat untuk bisa dilakukan proses evakuasi hewan tersebut.

Berikut adalah beberapa penemuan ular di wilayah DKI Jakarta yang terjadi selama tahun ini;

8 Agustus 2021

Seekor ular kobra dengan panjang sekitar 1 meter ditemukan sedang merayap ke dalam rumah warga di Kavling DKI Jalan Merpati Blok 100, RT 001 RW 010, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Melihat ular tersebut warga berusaha mengusirnya dengan menggunakan sebatang kayu. Namun, ular itu justru bersembunyi di pekarangan rumah warga.

Akhirnya warga menghubungi petugas damkar setempat untuk mengevakuasi ular tersebut agar tidak membahayakan warga karena khawatir digigit ular berbisa tersebut.

Proses evakuasi sendiri memakam waktu hampir dua jam karena ular kobra itu bersembunyi di sebuah lubang di pekarangan rumah warga. Proses evakuasi ular dilakukan dengan menggunakan alat penjepit untuk bisa menjangkau ular yang ada di dalam lubang.

27 Juli 2021

Penemuan ular kembali juga terjadi di Jl Tidore, Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara. Kali ini yang ditemukan adalah seekor ular sanca kembang atau piton yang berukuran sekitar 5 meter.

Ular sanca itu ditemukan oleh petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) saat sedang membersihkan sampah di saluran air. Ular sanca kembang yang diperkirakan memiliki bobot 30 kg ini akhirnya dievakuasi setelah warga menghubungi petugas damkar setempat.

Meski tak berbisa, ular sanca ini juga bisa mematikan orang karena memiliki lilitan yang sangat kuat. Bahkan lilitan ular sanca ini disebut bisa mematahkan seluruh tulang-tulang mangsanya.

22 Mei 2021

Kemunculan ular sanca atau piton kembali menggegerkan warga di Kembangan, Jakarta Barat. Sebab ular dengan panjang 4 meter ditemukan berada di plafon salah satu rumah warga.

Awalnya pemilik rumah tak mengetahui jika benda yang ada di plafon rumahnya adalah seekor ular. Kecurigaan pemilik rumah terjadi setelah muncul suara dari plafon rumah, tak berselang lama plafon asal suara itu terbuka dan ternyata di atasnya terdapat seekor ular sanca.

Pemilik rumah akhirnya menghubungi pihak RT dan memanggil petugas damkar untuk mengevakuasi ular tersebut agar tidak membahayakan pemilik rumah dan warga sekitar.

29 Mei 2021

Warga Gang Haji Santo RT 10 RW 14, Kelurahan Jatinegara, Jakarta Timur, dihebohkan oleh penemuan seekor ular yang sedang bersembunyi di saluran air. Warga langsung melaporkan kejadian itu kepada petugas damkar untuk mengevakuasi ular tersebut.

Proses evakuasi berjalan sangat sulit karena lubang air tempat persembunyian ular itu sangat sempit dan sulit dijangkau oleh tangan.

Akhirnya petugas membongkar lubang saluran air itu untuk bisa menjangkau posisi persembunyian ular. Ular akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa langsung ke markas damkar setempat.

17 April 2021

Warga Cipete, Jakarta Selatan, dibuat heboh dengan penemuan empat ekor ular kobra, tiga anak sanca, satu sanca dewasa, dan satu induk sanca di pekarangan rumah warga. Penemuan ini menggegerkan warga Kompleks Depdikbud, Jl Kebon Anggrek, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan pada Sabtu (17/4/2021) malam.

Ukuran ular yang ditemukan bervariasi. Untuk ular kobra tiga di antaranya berukuran 1 meter dan satunya berukuran 1,5 meter. Untuk ular sanca dewasa berukuran 1,5 meter dan anak ular sanca berukuran 50 cm.

Warga yang menemukan ular ini tidak menghubungi petugas Damkar, tapi langsung menghubungi pawang ular yang ada di wilayah tersebut. Setelah dievakuasi, ular-ular itu dibawa oleh sang pawang.  

9 Februari 2021

Kemunculan ular sanca menghebohkan warga di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat. Ular sanca yang diduga memiliki pancang 10 meter itu muncul di pintu air Petamburan.

Saat ditemukan warga, ular sanca itu terlihat ingin memasuki lubang saluran air yang berada di Pintu Air Petamburan. Namun, setelah petugas damkar datang, akhirnya ular tersebut berhasil dievakuasi dan dibawa ke Markas Damkar Petamburan, Jakarta Pusat.  


 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan