https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   07 October 2021 - 15:28 wib

Jakpro Siapkan 5 Lokasi Alternatif Gelaran Balap Formula E Selain Monas

Viral
berita-headline

(ist)

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta Propertindo (Jakpro) menyiapkan lima lokasi (venue) alternatif untuk gelaran balap mobil listrik Formula E selain Monumen Nasional (Monas) demi rencana agenda itu terlaksana pada 2022.

"Venue yang jelas bukan di Monas, itu saja clue-nya (petunjuk)," kata Direktur Pengembangan Bisnis JakPro Gunung Kartiko di Jakarta, Rabu kemarin.

Gunung menjelaskan hal tersebut dikarenakan hingga kini lokasi Formula E di Monas terkendala perizinan dari pemerintah pusat.

Oleh karena itu, lanjutnya, JakPro memutuskan mencari lokasi lainnya yang tetap menunjukkan ikon Kota Jakarta.

"Banyak, ada lima alternatif. Karena Monas kayaknya agak berat dari sisi perizinan. Jadi, kita cari lokasi ikon Jakarta lainnya," ucapnya.

Dia mengatakan nantinya Formula E Operation (FEO) akan meninjau langsung lokasi-lokasi yang dijadikan calon trek balap Formula E.

"Nantinya, dari alternatif itu nanti FEO akan datang untuk survei, mapping (pemetaan) semua. Baru akan ditentukan yang bagus, (misal) alternatif satu atau dua," lanjutnya.

Pemprov DKI Jakarta telah klarifikasi soal anggaran Formula E yang bakal digelar selama tiga tahun berturut-turut seperti yang dipaparkan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta dalam dokumen 'Katanya Vs Faktanya Formula E'. Salah satu yang dijelaskan adalah penggunaan APBD DKI untuk Formula E.

Pemprov DKI menjelaskan soal isu Formula E hanya untung jika digelar selama tiga tahun berturut-turut dan hanya dua kota yang melakukan hal itu, namun mengalami kerugian.

Pemprov DKI menjawab dengan mengungkap kesepakatan terbaru dengan FEO selaku penyelenggara Formula E yang disebutkan hasil kesepakatan baru antara Jakpro dengan FEO, adalah periode pelaksanaan disesuaikan tiga tahun, yaitu 2022, 2023, dan 2024.

"Justru kerugian bakal terjadi jika Formula E hanya satu kali digelar di Jakarta. Salah satu kerugiannya, infrastruktur Formula E yang telah dibangun akhirnya tak bisa dimanfaatkan maksimal," tulis jawaban itu.

Berikutnya, barulah Pemprov DKI menjelaskan soal penggunaan APBD DKI Jakarta untuk Formula E.

Penjelasan itu disampaikan untuk menjawab 'katanya' biaya komitmen (commitment fee) Formula E berjumlah Rp2,3 triliun dan biaya pelaksanaan Rp4,4 triliun.

"Faktanya, commitment fee adalah Rp560 miliar (bukan hanya untuk tahun pertama, tapi untuk semua tahun penyelenggaraan)," tulis Pemprov DKI.
 

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Interpelasi Gubernur Anies Layu Sebelum Berkembang

Hari ini, Selasa, 28 September 2021, DPRD DKI Jakarta menggelar ra
berita-headline

Viral

Terkait Jalan Ataturk, Pemprov DKI Bersurat ke KBRI Ankara

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengirimkan surat ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBR
berita-headline

Viral

Sempat Dibilang 'Cold Gun', Pistol Alec Baldwin Ternyata Berisi Peluru Tajam

Hasil penyelidikan polisi mengkuak fakta bahwa pistol yang ditembakkan aktor Alec Baldwin berisi
berita-headline

Viral

Jakarta International Stadium (JIS) Siap Datangkan BTS Tahun Depan

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto menyebut pihaknya tengah berencana m
berita-headline

Viral

Tak Ada Pengeluaran APBD untuk Formula E, Jakpro Sebut Sudah Ada Sponsor yang Stand By

PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro sudah mendapatkan stand by sponsor untuk penyeleng