https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   08 October 2021 - 01:38 wib

Kementerian BUMN Dukung MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Circuit

Viral
berita-headline

(ist)

Menteri BUMN Erick Thohir, yang diwakili Wakil Menteri BUMN I Pahala N. Mansury, menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Sponsorship Mandalika International Street Circuit Naming Right untuk penyelenggaraan MotoGP 2022 di Indonesia.

PKS ini dilakukan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Persero atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dengan PT Pertamina (Persero).

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk dalam daftar 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Penandatanganan kerja sama itu dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, dan turut disaksikan Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Kamis (7/10/2021).

Melalui PKS ini, Pertamina memperoleh hak penyertaan nama korporasi pada Jalan Kawasan Khusus (JKK)/street circuit (sirkuit jalan raya) The Mandalika dengan jangka waktu sejak tanggal perjanjian hingga 31 Desember 2022.

Penandatanganan PKS hari ini juga menandai secara resmi penamaan sirkuit jalan raya, sepanjang 4,31 km yang dibangun oleh ITDC tersebut, menjadi 'Pertamina Mandalika International Street Circuit'.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury mengatakan, pembangunan sirkuit telah dilakukan sejak Agustus 2020 lalu.

Pada tahun ini, lanjut Pahala, sirkuit tersebut akan diujicobakan dengan beberapa kejuaraan balap internasional, seperti Idemitsu Asia Talent Cup yang akan menjadi ajang pembuka di Sirkuit Mandalika pada 12-14 November 2021 dan disusul dengan ajang World Superbike yang berlangsung seminggu setelahnya, yaitu 19-21 November 2021.

“Jadi ini termasuk salah satu event yang paling ditunggu-tunggu. Tahun depan kita akan menyaksikan tes pramusim MotoGP pada tanggal 11-13 Februari dan MotoGP Indonesia pada Maret 2022,” kata Pahala.

Pahala menambahkan, berbagai event tersebut merupakan salah satu inisiatif untuk mengembangkan dan menghidupkan kembali industri pariwisata di Indonesia. Apalagi MotoGP merupakan salah satu event Grand Prix paling bergengsi yang disaksikan sedikitnya 400 juta penonton dalam satu kali pelaksanaan.

Dengan demikian, Pahala berharap penyelenggaraan event tersebut dapat menjadikan Indonesia sebagai salah satu penyelenggara event pariwisata global di dunia yang dapat membangun industri pariwisata dan ekonomi Indonesia.

“Kita berharap hal ini dapat membantu membangkitkan pariwisata di Indonesia dan juga kita akan pastikan bahwa BUMN bukan hanya project base, tetapi merupakan sesuatu yang memang sustainable ke depannya. Kita ingin membangun sesuatu yang betul-betul dapat digunakan untuk event internasional misalnya sirkuit yang kita bangun ini. mudah-mudahan event selanjutnya, seperti G20 Summit betul-betul bisa dilaksanakan di lokasi tersebut, seiring dengan proses pemulihan ekonomi,” papar Pahala.

“Kita mengapresiasi BUMN yang sudah berpartisipasi dalam merealisasikan hal ini khususnya Pertamina yang menjadi sponsor utama, kemudian ITDC, Pembangunan Perumahan, Lembaga Pengelola Investasi (LPI) dan semua pihak yang sudah mendukung."

"Ini semua merupakan bentuk sinergi antar BUMN dan berbagai institusi yang dimiliki oleh pemerintah agar kita bisa keluar dari pandemi, termasuk juga agar industri pariwisata sebagai industri yang paling terpengaruh bisa kembali bangkit," lanjut dia.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, sinergi Pertamina dengan ITDC, akan memberikan banyak hal, baik bagi bangsa Indonesia maupun Pertamina sebagai korporasi.

Dari enam pilar tujuan utama Pertamina saat ini, yaitu Go Green, Go Global, Go Digital, Go Sustainable, Go Collaborative, dan Go Productive and Efficient, kegiatan ini telah mencakup empat dari enam tujuan utama tersebut.

Menurut Nicke, kerja sama ini merupakan bentuk nyata Go Collaborative antar BUMN yang diharapkan mampu mendukung brand exposure Pertamina, dan secara jangka panjang brand exposure bangsa Indonesia, secara global.

Peluang ini dapat terlihat pada jumlah fanbase media sosial MotoGP yang mencapai 26,6 juta follower dari berbagai platform dan lebih besar dari jumlah fanbase Formula One (F1).

Dukungan atas penyelenggaraan MotoGP di Indonesia ini juga salah satu bentuk aspirasi Pertamina menjadi BUMN Go Global dengan nilai pasar US$100 juta di tahun 2024, dan partisipasi Pertamina dalam mendukung pemerintah guna meningkatkan potensi pariwisata di Indonesia.

"Selain meningkatkan potensi pariwisata, secara business to business akan muncul berbagai potensi pengembangan bisnis yang dapat direncanakan dan dikelola oleh Pertamina melalui Subholding Commercial & Trading," ujar Nicke.

Kerja sama ini juga menjadi peluang dalam amplikasi brand image terkait dengan penggunaan energi baru terbarukan dengan mengoptimalkan peran Subholding Power & NRE sebagai pemasok energi bersih dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Bahkan, lanjut Nicke, sebagai lokomotif perekonomian Indonesia, Pertamina juga mendukung penuh untuk usaha mikro kecil (UMK) penunjang sektor pariwisata melalui Program Pemberdayaan UMK di sekitar 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

Pada tahun 2021, Pertamina telah menyalurkan bantuan modal bergulir UMK di Mandalika. Program tersebut akan terus berjalan untuk menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan serta dukungan Pertamina dalam pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals), khususnya di poin 8 terkait yakni penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, serta implementasi program berbasis ESG (Environmental, Social and Governance) di seluruh wilayah operasionalnya.

"Besar harapan kita semua semoga kehadiran Mandalika Street Circuit dan MotoGP diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian Indonesia sebagai bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional, sekaligus menjadi peluang penetrasi pasar global yang luas bagi perusahaan, produk-produk BUMN maupun UMKM di daerah," kata Nicke.

Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, pembangunan Sirkuit Mandalika telah dimulai sejak 15 Agustus 2020 di tengah suasana pandemi.

"Banyak tantangan kami hadapi dalam membangun sirkuit ini, namun dengan dukungan berbagai pihak mulai dari pemegang saham, pemerintah pusat dan daerah, BUMN, para mitra kerja, bahkan masyarakat, pembangunan dapat terus berjalan dan mencapai berbagai milestone sesuai timeline yang kami rencanakan," ujarnya.

"Hari ini milestone tersebut bertambah dengan ditandatanganinya PKS Sponsorship Hak Penamaan Sirkuit sekaligus peluncuran nama resmi sirkuit yang telah kita tunggu-tunggu. Untuk itu, perkenankan kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina (Persero) atas komitmennya bagi pengembangan pariwisata Indonesia melalui Sponsorship Mandalika International Street Circuit Naming Right," lanjut Abdulbar.

Sebagaimana diketahui, Dorna Sports telah memastikan Indonesia sebagai penyelenggara WSBK (World Superbike) di The Mandalika pada 19-21 November mendatang.

Saat ini, konstruksi lintasan sirkuit telah mencapai 100 persen dan sedang menyelesaikan proses homologasi, sementara konstruksi beberapa fasilitas pendukung seperti race control, pit building, dan medical center ditargetkan selesai pada minggu keempat Oktober 2021.

Selain pembangunan fisik, ITDC juga turut mendorong pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 di sekitar kawasan The Mandalika dan Kabupaten Lombok Tengah guna mendukung penyelenggaraan WSBK, yaitu terpenuhinya prasyarat 70 persen masyarakat kawasan The Mandalika dan Kabupaten Lombok Tengah tervaksinasi pada akhir Oktober 2021.

Di luar persiapan yang dilakukan oleh ITDC, Pemerintah juga memberikan dukungan melalui Kementerian dan BUMN agar The Mandalika siap untuk menggelar event WSBK dan MotoGP.

Dukungan tersebut antara lain, pembangunan akses jalan langsung/bypass sepanjang 17,39 kilometer dengan Right of Way (ROW) jalan selebar 50 meter dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke The Mandalika oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), penambahan panjang lintasan runway, upgrade kargo dan aksesibilitas, ekspansi apron dan pelebaran taxiway serta kegiatan promosi di Bandara Internasional Lombok yang dilakukan oleh Angkasa Pura I, pengembangan fasilitas kargo dan cruise oleh Pelindo III dan ASDP, penambahan kapasitas listrik di kawasan oleh PLN, serta pembukaan rute baru bus yang melayani sejumlah wilayah di Lombok menuju The Mandalika oleh DAMRI.

“Kami mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas dukungan yang diberikan kepada kami untuk menyukseskan pagelaran WSBK November mendatang. Kami yakin penyelenggaraan WSBK akan menjadi triger kebangkitan pariwisata Indonesia di masa adaptasi kebiasaan baru, sekaligus memberikan multiplier effect bagi masyarakat lingkar kawasan, NTB, bahkan Indonesia,” tutup Abdulbar.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Erick Thohir Doakan Kesembuhan Legenda Bulutangkis Verawaty Fajrin

Menteri BUMN Erick Thohir mendoakan kesembuhan legenda bulutangkis
berita-headline

Kanal

Bangun Jembatan untuk Warga Desa Cikuya-Banten, Erick Thohir 'Izin' ke Penarik Getek

Dalam kunjungannya ke Desa Cikuya, Banten, akhir pekan lalu, Mente
berita-headline

Viral

Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, Jokowi Maju Kena Mundur Kena

Pemerintah memastikan kelanjutkan pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung menggunakan Anggar
berita-headline

Viral

MotoGP Aragon: Bagnaia Raih Kemenangan Perdana, Marquez Naik Podium

Pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia meraih kemenangan MotoGP perdananya setelah unggul
berita-headline

Kanal

Erick Thohir: Selamat Hari Radio Nasional

Menteri BUMN Erick Thohir mengucapkan Selamat Hari Radio Nasional