https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   08 October 2021 - 00:26 wib

Pasar Tradisional Ditinggalkan, Mendag Lutfi Prediksi Ekonomi Digital RI Maju pesat

Masa depan, pasar tradisional kelihatannya semakin tidak menjanjikan. Bisa jadi bakal menjadi sejarah alias punah. Digantikan pasar digital sebagai tempat transaksi ekonomi digital. Di mana, konsumen tak perlu repot-repot harus ke pasar.

Transaksinya juga bisa dilakukan melalui telepon pintar. Jadi tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Tak sedang bercanda, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bilang, ekonomi digital sangat penting untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di masa pandemi COVID-19.

Bahkan, Mendag Lutfi punya prediksi bahwa ekonomi digital Indonesia akan mencapai angka Rp4.500 triliun pada 2030.

"Penting untuk ekonomi digital yaitu pertama, e-commerce yang akan menjadi primadona. Kalau hari ini ekonomi digital nilainya hanya Rp632 triliun, nanti akan tumbuh menjadi Rp4.500 triliun dan E-commerce kita akan tumbuh menjadi Rp1.904 triliun pada 2030," kata Mendag dalam Indonesia Knowledge Forum (IKF) X - 2021, Kamis (7/10/2021).

Melihat hal tersebut, Mendag Lutfi berpendapat, ekonomi digital sangat berdampak besar terhadap perekonomian. Tetapi dia mengingatkan, bahwa ekonomi digital itu adalah berbasiskan teknologi yang mengedepankan inovasi.

"Nah, untuk itu kalau kita tidak bisa ikut aktif dalam industrialisasi kita harus ikut dalam bagaimana menjaga lingkungan kita, tetapi kalau itu pun sulit kita harus merubah gaya hidup kita yang berbasiskan daripada ekonomi digital," jelasnya.

Menurut dia, studi Asian Development Bank menyebutkan, ekonomi digital dan platform digital, mampu mendekatkan antara yang kaya dan yang miskin, sehingga perekonomian secara keseluruhan di masa pandemi bisa ditopang oleh ekonomi digital.

"Ekonomi digital ini mengajarkan kita semua terutama di masa pandemi covid 19 ini. Oleh sebab itu kita juga masih sama-sama mengincrease (meningkatkan) pertumbuhan atau penetrasi daripada ekonomi digital ini," ujar Mendag Lutfi.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Mendag Lutfi: Alat Ukur dan Timbangan Dagang Harus Sesuai Aturan

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, literasi seperti memahami ukuran, takaran
berita-headline

Viral

Tinjau Pasar Rakyat di Bali, Mendag Lutfi Cek Persiapan SOP PeduliLindungi

Menteri Perdagangan  Muhammad Lutfi mengunjungi pasar rakyat, yakni Pasar Badung dan Pasar S
berita-headline

Viral

Indonesia Gudangnya Produk Halal, Mendag Lutfi Genjot Perdagangan dengan UEA Lewat IUAE-CEPA

Langkah Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mendorong semakin derasnya perdagangan antara
berita-headline

Kanal

Genjot Ekspor ke Amerika Latin dan Karibia, Mendag Lutfi Jajaki Kerja Sama Dagang

Saat pembukaan Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia, Menteri Perdagangan (Mendag) Muh
berita-headline

Kanal

Mendag Lutfi Akui HET Indonesia Terlalu Tinggi Ketimbang Harga Internasional

Diakui Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Luthfi, menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET), su