https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   18 August 2021 - 01:39 wib

Bea Cukai Dukung Penuh Merdeka Ekspor Serentak di 17 Pelabuhan

Kegiatan Merdeka Ekspor digelar serentak oleh Kementerian Pertanian RI di 17 pintu ekspor di seluruh Indonesia dan dilepas secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dari Istana Bogor, Sabtu (14/08). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi presiden untuk meningkatkan investasi dan ekspor, yang dinilai sebagai faktor kunci pertumbuhan ekonomi nasional di tengah pandemi.

Dalam pidato kenegaraan yang disampaikan pada Senin (16/08), Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan “Struktur ekonomi kita yang selama ini lebih dari 55% dikontribusikan oleh konsumsi rumah tangga, harus terus kita alihkan menjadi lebih produktif dengan mendorong hilirisasi, investasi dan ekspor.”

Bea Cukai sebagai salah satu instansi yang berperan langsung dalam keberlangsungan ekspor turut mendukung upaya pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi di tengah pandemi melalui ekspor serentak bertajuk Merdeka Ekspor ini.

Dari wilayah Jawa Tengah, Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin, bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghadiri acara pelepasan ekspor komoditas pertanian provinsi Jawa Tengah senilai Rp400 miliar ke 36 negara.  Anton menyampaikan, Bea Cukai Tanjung Emas berkomitmen untuk terus mendorong potensi ekspor komoditas pertanian dan sektor lainnya serta menjaga sinergi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk terus mendorong stakeholder agar mampu menembus pangsa pasar internasional.

“Dengan dibukanya Pelabuhan Tanjung Emas menjadi pelabuhan pemasukan produk holtikultura, diharapkan harga produk pangan di wilayah Jateng akan turun, sehingga meningkatkan produktivitas pertanian guna ketahanan pangan serta mampu memacu ekspor dalam pemulihan ekonomi nasional. ekspor tumbuh, Indonesia tangguh,” imbuh Anton.

Sementara itu untuk wilayah Jawa Timur, pelepasan Merdeka Ekspor dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Perak. Bea Cukai Tanjung Perak memberikan dukungan penuh dengan mengakomodasi kemudahan kegiatan kepabeanan berbagai produk hasil pertanian untuk diekspor ke berbagai negara. Nilai total ekspor tersebut tercatat sebesar lebih dari Rp7,29 triliun dengan nilai ekspor di Pelabuhan Tanjung Perak sebesar Rp1,3 triliun.

Sumatera Selatan sebagai salah satu provinsi yang turut serta dalam kegiatan Merdeka Ekspor ini turut melepaskan komoditas ekspor pertanian senilai Rp138 miliar ke 11 negara tujuan diantaranya produk karet, CPO, kelapa dan produk olahannya melalui Pelabuhan Boom Baru yang dihadiri oleh Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, H Herman Deru. Kepala Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Timur, Sugeng Apriyanto bersama Bea Cukai Palembang turut hadir mendukung kegiatan Merdeka Ekspor yang sejalan dengan pelaksanaan tugas fungsi Bea Cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistance dalam rangka mempercepat kegiatan ekspor.

Kemudian dari Pulau Kalimantan, Kepala Kantor Bea Cukai  Banjarmasin, Kurnia Saktiyono dan Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Kalbagsel, Rudie Bayu Widjatnoko, bersama Pj. Gubernur Kalsel, Safrizal, menghadiri acara pelepasan ekspor Komoditas pertanian Kalimantan Selatan senilai Rp868,82 miliar ke sembilan negara melalui Pelabuhan Laut Trisakti Banjarmasin.

“Bea Cukai Banjarmasin mendukung secara penuh kegiatan ekspor komoditas pertanian dengan memberikan pelayanan ekspor 24 jam sehingga proses ekspor dapat dilakukan dengan cepat dan efektif. Diharapkan kegiatan ini dapat terus memacu peningkatan ekspor komoditas pertanian dan sektor lainnya di provinsi Kalimantan Selatan,” kata Kurnia.

Sementara itu dari Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagtara, Cerah Bangun, bersama Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, turut menghadiri kegiatan pelepasan ekspor di Terminal Petikemas Kota Bitung. Merdeka Ekspor Sulawesi Utara memiliki nilai Rp63,601 miliar yang akan dikirimkan ke 14 negara tujuan. Masih dari Pulau Sulawesi, Bea Cukai Pantoloan turut menghadiri kegiatan serupa di depo peti kemas Temas Pantoloan dengan nilai ekspor sebesar Rp9,6 miliar.

Kegiatan Merdeka Ekspor ini diharapkan dapat menjadi harapan bersama yang tidak hanya dilaksanakan sekali saja, namun dapat secara kontinuitas dilaksanakan melalui peningkatan nilai ekspor dengan kerja sama dan investasi di daerah, menggali potensi komoditas ekspor dalam bentuk olahan, mendorong pertumbuhan eksportir baru serta menambah mitra dagang luar negeri melalui kerja sama bilateral. [adv]

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 50 Gram Ganja Via Ekspedisi di Kudus

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai community protector, Bea Cukai berkomitmen untuk te
berita-headline

Viral

Bea Cukai Langsa Amankan 1,5 Juta Batang Rokok Ilegal di Aceh Tamiang

Pada momen hari kemerdekaan Indonesia ke-76, Tim Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Langsa berha
berita-headline

Kanal

Percepat Impor Vaksin Pfizer, Bea Cukai Tanjung Emas Berikan Fasilitas Rush Handling

Setelah memfasilitasi importasi Vaksin Pfizer pertama melalui Bandara Soekarno Hatta, kali ini gi
berita-headline

Kanal

Dorong Perekonomian, Sri Mulyani Bagikan Bantuan Tunai Bagi PKL-Warung di Medan

Sejalan dengan peluncuran program Bantuan Tunai untuk PKL-Warung, Menteri Keuangan, Sri Mulyani I
berita-headline

Viral

Duduk Bersama, Bea Cukai di Berbagai Daerah Bahas Kendala Ekspor

Sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan ekspor dari berbagai daerah di Indonesia, Be