https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   10 October 2021 - 05:02 wib

Siap Ikut Pemilu 2024, Partai Pelopor Ganti Nama Jadi Partai Perkasa

Partai Pelopor mengganti namanya menjadi Partai Perkasa (Pergerakan Kebangkitan Desa) sebagaimana disepakati oleh anggota dan ditetapkan dalam kongres di Jakarta, Sabtu (9/10/2021).

"Pergantian nama partai, yang kemudian akan disusul dengan perubahan AD/ART sebagaimana ditetapkan dalam kongres, merupakan salah satu cara menguatkan konsolidasi kader menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024," kata Ketua Panitia Kongres Partai Pelopor 2021, Ristiyanto, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Ristiyanto menyebut bahwa pergantian nama Partai Pelopor ke Partai Perkasa merupakan keputusan kongres.

"Selanjutnya tentu sesuai agenda akan ada perubahan AD/ART serta pemilihan pengurus Partai Perkasa," katanya.

Agenda partai ini berikutnya, kata dia, mengadakan Kongres I Partai Perkasa menjelang Pemilu 2024.

Dengan demikian, kongres di Jakarta, Sabtu, menjadi muktamar terakhir Partai Pelopor, yang resmi berganti nama jadi Partai Perkasa.

Ristiyanto menjelaskan bahwa Partai Perkasa punya paradigma perjuangan yang baru, yaitu menitikberatkan pada kepentingan-kepentingan warga desa.

Partai Perkasa juga punya misi untuk mengembalikan praktik perpolitikan nasional agar konsisten menerapkan nilai-nilai Pancasila.

"Partai Perkasa hadir untuk mengubah paradigma partai politik yang cenderung memecah-belah kehidupan berbangsa dengan idiom nasionalis atau religius," terang Ristiyanto.

Dikotomi itu, menurut dia, justru tidak sesuai dengan ajaran Pancasila, yang terbentuk dari ragam tradisi, budaya, falsafah, dan nilai-nilai agama masyarakat Indonesia.

Partai Pelopor, yang merupakan cikal bakal Partai Perkasa, resmi terbentuk pada 29 Agustus 2002, dan didirikan oleh Diah Pramana Rachmawati Sukarno atau yang dikenal dengan nama Rachmawati Soekarnoputri.

Partai Pelopor yang dipimpin oleh Ketua Umum Eko Santjojo dan dibantu oleh Sekretaris Jenderal Ristiyanto pernah menjadi peserta pemilu pada tahun 2009 dengan nomor urut 22.

Pendiri Partai Pelopor Rachmawati Soekarnoputri, anak ketiga Ir Soekarno dan Fatmawati, meninggal dunia pada 3 Juli 2021, dalam usia 70 tahun.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Tim Pansel Kemungkinan Masukkan 2 Nama Anggota KPU Petahana

Tim Panitia Seleksi (Pansel) calon anggota KPU dan Bawaslu diprediksi akan memasukkan dua nama an
berita-headline

Viral

Partai Perkasa Berharap Bisa Teruskan Perjuangan Rachmawati Soekarnoputri

Ketua Umum Partai Pelopor Eko Suryo Santjojo berharap perubahan nama partai menjadi Partai Perkas
berita-headline

Viral

Bila Pemilu 2024 Dipaksakan Pemerintah 15 Mei, Maka Kampanye Jatuh di Bulan Ramadan

Apabila Pemilu 2024 dilaksanakan pada bulan Mei sesuai dengan usulan pemerintah, maka masa kampan
berita-headline

Viral

Pemilu 2024 di Bulan Mei, PKS Nilai Perhitungan Pemerintah Kurang Cermat

Anggota Komisi II DPR fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, menilai hitungan
berita-headline

Viral

Polemik Partai Pelopor, Putra Rachmawati Pastikan Tetap di Gerindra

Didi Mahardika Soekarnoputra, sekaligus putra dari almarhum Rachmawati Soekarnoputri me