https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   11 October 2021 - 11:08 wib

Pendaftaran Capres Filipina Ditutup, Klan Duterte Berakhir?

Viral
berita-headline

Sarah Duterte

Masa pendaftaran kandidat calon presiden untuk pemilu Filipina 2022 ditutup pada Jumat (8/10/2021) waktu setempat. Sarah Duterte (43), Putri Presiden Duterte, tak ada dalam daftar capres.

Sarah berterima kasih kepada para pendukungnya tetapi tetap kukuh bahwa dia mencalonkan diri sebagai wali kota Davao, kota terbesar ketiga di Filipina, posisi yang telah dia pegang dua kali sejak dia menggantikan ayahnya sebagai kepala eksekutif lokal pada 2016.

"Saya mempersembahkan diri saya kepada keluarga Dabawenyo sebagai wali kota untuk ketiga dan terakhir kalinya dalam hidup saya sebagai politisi," tulis Duterte-Carpio di halaman Facebook resminya pada hari Jumat, dilaporkan Reuters, (9/10/2021).

Puluhan pendukung berbaju hijau, warna yang diasosiasikan dengan Sara Duterte-Carpio, berkumpul di dekat tempat pendaftaran, membawa spanduk dan mengibarkan bendera hijau kecil ke kendaraan yang lewat. #RunSaraRun2022 adalah salah satu tagar trending teratas di media sosial di Filipina.

Tanpa Sarah Duterte-Carpio dalam pencalonan, termasuk Wakil Presiden Leni Robredo, putra diktator Ferdinand Marcos, dan mantan juara tinju Manny Pacquio, akan bersaing dalam pemilihan tahun depan.

Pendaftaran yang berlangsung selama seminggu ini biasanya berlangsung meriah dengan kerumunan besar, tetapi pada tahun ini, acara digelar sederhana karena pembatasan pandemi Covid-19.

Reuters melaporkan, dalam pendaftaran itu, Pacquiao ditemani istri serta pasangannya, wakil ketua DPR Lito Atienza. Mereka menyerahkan sertifikat pencalonan ke badan pemungutan suara. Pacquiao pun menyampaikan beberapa patah kata kepada media tentang rencananya untuk Filipina apabila terpilih nanti."Prioritas saya adalah menyelesaikan pandemi sehingga kami dapat mendorong ekonomi ke pemulihan," kata Pacquiao.

Ia mengaku tidak terganggu dengan hasil survei yang menunjukkan kalau dia berada di urutan keempat di antara calon presiden yang lebih disukai, sembari mengatakan: "Suara orang miskin belum didengar."

Pacquiao adalah salah satu petinju terhebat sepanjang masa dan satu-satunya pria yang memegang gelar dunia di delapan divisi berbeda. Ia pensiuan dari dunia tinju pada September lalu untuk ikut dalam kontestasi pemilihan presiden.

Sementara itu sejumlah analis Filipina menyebut klan Duterte belum habis dari sikap Sarah yang lebih memilih mencalonkan diri sebagai wali kota Davao, kota terbesar ketiga di Filipina.

Para analis mengatakan bahwa walau Sarah telah melewatkan batas waktu pendaftaran untuk ikut pilpres, namun ia masih memiliki waktu hingga 15 November untuk ikut serta dalam pilpres. Langkah ini pernah dilakukan ayahnya dalam pemilu 2015 lalu.

Berdasarkan jajak pendapat terbaru Pulse Asia tentang preferensi pemilih untuk presiden Filipina mendatang, Sarah Duterte-Carpio menduduki posisi pertama. Dibelakangnya diikuti oleh mantan Senator Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr, Wali Kota Manila, Francisco Domagoso, dan petinju legendaris Manny Pacquiao.

Semua kecuali Sarah telah secara resmi menyatakan akan mencalonkan diri dalam pilpres 2022.

Beberapa pihak sebenarnya meragukan dukungan bagi Sarah dalam jajak pendapat akan membuatnya meraih kemenangan pilpres, dengan mengatakan ia tidak memiliki karisma dan selera humor seperti ayahnya."Dia mendapatkan sokongan karena dia adalah putri presiden," tutur direktur riset Pulse Asia, Ana Maria Tabunda.

Analis juga mengatakan bahwa Sarah bukanlah tiruan ayahnya."Dia tidak memiliki keberanian seperti ayahnya dan itu bisa merusak daya tariknya," kata analis politik bernama Tony La Vina. "Saya menduga keunggulannya akan menguap selama kampanye karena ia tidak memiliki pesona seperti ayahnya," imbuh dia.

Selain itu, Duterte tampaknya akan mendorong anaknya untuk menjadi presiden demi mengamankan dirinya dari pengadilan internasional jika tak lagi punya kuasa di Filipina. Pada Agustus lalu, Duterte sempat menyatakan akan bertarung sebagai wakil presiden dalam pemilihan berikutnya. Menurut kritikus, langkah ini diambilnya karena dia dapat menghadapi tuntutan pidana setelah meninggalkan jabatannya.

Duterte mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2016 dengan satu isu memerangi kejahatan di Filipina. Selama kampanyenya dan kemudian sebagai presiden, dia berulang kali mendesak polisi untuk "membunuh" tersangka narkoba.

Setelah menjabat pada 30 Juni 2016, ia segera meluncurkan kampanye mematikannya yang digambarkan sebagai "pemerintahan teror" oleh para pemimpin Katolik negara.

Data terbaru pemerintah yang dirilis pada Juni menunjukkan bahwa hingga akhir April 2021, polisi dan pasukan keamanan lainnya telah menewaskan sedikitnya 6.117 tersangka pengedar narkoba selama operasinya. Tetapi angka pemerintah yang dikutip oleh PBB pada Juni 2020 sudah menunjukkan setidaknya 8.600 kematian.

Sebuah laporan polisi Filipina pada tahun 2017 juga menyebut 16.355 "kasus pembunuhan yang sedang diselidiki" sebagai pencapaian dalam perang narkoba.

Pada bulan Desember 2016, Al Jazeera melaporkan lebih dari 6.000 kematian dalam perang narkoba, menimbulkan pertanyaan tentang inkonsistensi sistem pencatatan pemerintah dan kemungkinan "manipulasi" data pemerintah.

Kelompok hak asasi manusia mengatakan jumlah kematian bisa antara 27.000 dan 30.000. Mereka menuduh pihak berwenang melakukan eksekusi singkat yang membunuh tersangka yang tidak bersalah, termasuk anak-anak.

Menurut penyelidikan PBB, di antara mereka yang tewas setidaknya 73 anak-anak, dengan yang termuda baru berusia lima bulan. Banyak orang juga dibunuh oleh orang-orang bersenjata "tidak dikenal", yang kemudian berubah menjadi petugas polisi, dan sangat sedikit dari ribuan kasus yang dilaporkan yang diadili.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Ada Gambar Erick Thohir di Mesin ATM, Sinyal Kuat Masuk Bursa Capres 2024

Pengamat politik Rocky Gerung menilai, foto Menteri BUMN Erick Thohir di mesin ATM bank pelat m
berita-headline

Viral

Jika Pemilihan Presiden Diadakan Sekarang, Tiga Nama Ini Punya Peluang Paling Besar

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei bertajuk ‘Partai dan Calon P
berita-headline

Viral

7 Tahun Jokowi Berkuasa, Mencetak Utang Rp4.000 Triliun

Tujuh tahun pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), ekonom senior Institute For Development of Economi