https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   11 October 2021 - 13:07 wib

Vaksinasi Covid-19, Indonesia Duduki Peringkat Lima Dunia di Atas Jepang

Viral
berita-headline

istimewa

Indonesia menduduki peringkat kelima di dunia berdasarkan orang yang telah divaksinasi dengan jumlah 99,3 juta untuk vaksin dosis pertama. Data tersebut sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan RI per 9 Oktober 2021.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, data peringkat Indonesia menduduki lima besar tersebut terdapat di our world in data.

"Data ini ya, di akses saja di world data," kata Siti Nadia kepada INILAHCOM, Jakarta, Senin, (11/10/2021).

Pada data yang ditunjukkan, terdapat negara-negara yang cakupan vaksin pertama berada di 10 besar. Mereka adalah China, India, Amerika Serikat, Brasil, Indonesia, Jepang, Meksiko, Jerman, Turki, Inggris.

Melansir data dari Our World in Data, berikut adalah 10 negara terbanyak yang sudah melaksanakan vaksinasi pertama:

1. China: 1,1 miliar (18 September 2021)

2. India: 679.25 juta

3. Amerika Serikat: 216,89 juta

4. Brasil: 154,2 juta

5. Indonesia: 99,37 juta

6. Jepang: 92,17 juta

7. Meksiko: 66,23 juta

8. Jerman: 56,97 juta

9. Turki: 54,47 juta

10. Inggris: 49,11 juta.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Empat Alasan Anak Tidak Butuh Vitamin

Vitamin mendukung anak-anak untuk menjaga imunitas. Terlebih untuk anak-anak  di tengah pand
berita-headline

IXU

Varian Mu Terdeteksi di Indonesia?

WHO telah mengumumkan adanya varian Covid-19 bernama Mu. Pertama k
berita-headline

IXU

Kapan Status Endemi Covid-19 Bisa Dicapai di Indonesia?

Kapan Indonesia keluar dari situasi pandemi menjadi endemi covid-19?Jawaban:
berita-headline

Viral

2.252 Varian Delta Terdeteksi di 33 Provinsi

Sebanyak 2.252 kasus varian Delta terpantau di 33 provinsi di Indonesia. Hal ini menjadikan setia
berita-headline

Inersia

COVID-22, Rumor Sekaligus Kode Keras bagi Umat Manusia

Pandemi COVID-19 sudah berlangsung 1,5 tahun dan belum ada tanda-tanda akan berakhir. Kini muncul