https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   11 October 2021 - 18:21 wib

Luhut: 18 Negara Boleh Masuk Indonesia, Singapura Tak Ada dalam Daftar

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sebanyak 18 negara diperbolehkan masuk ke Indonesia seiring dengan akan dibukanya penerbangan internasional ke Bali pada 14 Oktober mendatang.

Daftar negara-negara tersebut akan diumumkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri yang akan segera dirilis.

"Mengenai negara-negara yang bisa masuk Indonesia, ada 18 negara, nanti akan diumumkan secara terpadu dan dalam surat edaran Menteri Dalam Negeri," katanya dalam konferensi pers daring di Jakarta, Senin (11/10/2021).

Meski tidak menyebutkan negara-negara yang dimaksud, Luhut mengatakan Singapura tidak termasuk dalam daftar tersebut. Pasalnya, menurut dia, Singapura belum memenuhi standar level 1 dan 2 sesuai dengan ketentuan WHO.

Kasus COVID-19 di Singapura bisa dikatakan masih belum mereda. Data pada Minggu (10/10/2021) tercatat masih ada 2.809 kasus COVID-19 di negara kota itu.

"Nama negara yang akan diumumkan ada 18 negara, saya kira Singapura belum termasuk karena belum memenuhi persyaratan atau standar level 1, level 2 sesuai dengan WHO," kata Luhut.

Seiring dengan melandainya kasus COVID-19 di Indonesia, pemerintah telah melakukan sejumlah pelonggaran, termasuk membuka kembali penerbangan internasional ke Bali mulai 14 Oktober mendatang.

Luhut menuturkan, situasi pandemi COVID-19 terus menunjukkan perbaikan di mana dalam sepekan terakhir tercatat kasus konfirmasi harian nasional turun hingga 98,4 persen. Begitu pula kasus konfirmasi harian di Jawa-Bali yang turun hingga 98,9 persen dari posisi puncak pada 15 Juli lalu.

Ada pun per Minggu kemarin, tercatat penambahan kasus kematian akibat COVID-19 sebanyak 39 orang.

Namun, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, Luhut mengajak segenap masyarakat agar tidak terlena dan tetap waspada menerapkan protokol kesehatan.

"Presiden kembali mengingatkan kepada kami para pembantunya, agar jangan terjadi lepas kendali di tengah situasi sekarang ini. Pertahankan kasus serendah mungkin dalam waktu yang lama dan harus secara konsisten," kata Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) itu.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Luhut Lagi Jabat Lagi, Pengamat: Seolah-olah Negara ini Punya Jokowi dan Luhut

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kembali mendapat jabatan baru dari
berita-headline

Viral

PPKM Luar Jawa-Bali Juga Diperpanjang Dua Pekan

Pemerintah juga memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) per le
berita-headline

Viral

Pigai Ancam Polisikan Sri Sultan, Risma, Luhut, Hendropriyono Sebagai Pelaku Rasis

Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mengancam bakal mempolisikan beberapa tokoh seperti G
berita-headline

Viral

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Dua Pekan, Sejumlah Wilayah Catat Nol Kematian

Pemerintah memutuskan terus memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (
berita-headline

Viral

Cegah Keramaian, Tempat Wisata Akan Diberlakukan Ganjil Genap

Pemerintah akan memberlakukan aturan ganjil genap di setiap kendaraan yang datang ke tempat wisata.