https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   12 October 2021 - 19:39 wib

Perencanaan Amburadul, Infrastruktur yang Dibiayai Utang LN Dijual Rugi

Viral
berita-headline

Foto Ilustrasi

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak prihatin terjadi pembengkakan biaya, proyek infrastruktur menjadi rendah utilitasnya dan tidak sedikit yang terpaksa diobral untuk menutupi kerugian. Ini akibat masih buruknya perencanaan pembangunan infrastruktur. 

“Inefisiensi biaya proyek pada akhirnya mengorbankan APBN yang semestinya digunakan untuk hal-hal yang lebih urgen,” kata Amin kepada Inilah.com, Selasa (12/10/2021).

Ia menyontohkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang mengalami pembengkakan biaya (cost overrun). Awalnya, estimasi biaya proyek kereta cepat berkisar US$6,1 miliar, kemudian terjadi lonjakan  sebesar US$4,9 miliar atau setara dengan Rp69 triliun. 

Contoh lainnya adalah proyek tol Cibitung-Cilincing yang biayanya membengkak menjadi Rp 10,80 triliun dan kemudian dijual seharga Rp 2,44 triliun alias diduga rugi Rp8,36 triliun. Ruas tol konsesinya dimiliki PT Waskita Toll Road, anak perusahaan BUMN Waskita Karya.

Perusahaan yang sama, pada April 2021 lalu juga menjual 30 persen saham ruas tol Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi akibat didera kerugian. Kondissi serupa juga dialami PT Hutama Karya yang harus melepas kepemilikan pada sejumlah ruas tol.

“Perencanaan yang buruk menyebabkan lonjakan biaya proyek. Dampak terjadi keterlambatan proyek dan pembengkakan biaya pendukung lainnya akibat munculnya kebutuhan tidak terprediksi," tandasnya.

Lagi-lagi APBN harus menutupi kegagalan perencanaan pembangunan. Padahal selama hampir dua tahun terakhir, APBN harus megap-megap untuk mengatasi pandemi Covid-19 ditengah defisit yang kian parah dan melonjaknya utang luar negeri.

“Rakyat menjadi pihak yang dirugikan karena pemangkasan anggaran dan pencabutan berbagai subsidi,” ucapnya.

Sedangkan keuangan BUMN yang seharusnya menjadi tumpuan pemulihan ekonomi nasional, malah harus berdarah-darah. Tidak sedikit yang kepemilikan sahamnya dilepas oleh pemerintah, seperti BUMN karya karena ruas jalan tolnya terpaksa dijual.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Proyek Kereta Cepat China Diduga Ada Korupsinya, Faisal Basri: Periksa Rini Soemarno!

Terkait sengkarut proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Ekonom senior Universitas Indonesia (UI), Fai
berita-headline

Viral

PKS Kritik Jokowi Plinplan di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung kembali mengungkap persoalan pelik. Bagaimana tidak, sej
berita-headline

Viral

Buka APBN untuk Biayai Proyek Kereta Api Cepat, Janji Jokowi tak Seindah Aslinya

Keputusan Presiden Joko Widodo menerbitkan Perpres 93/2021 yang membuka keran APBN untuk membiaya
berita-headline

Viral

Foto-foto Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Kini Dibiayai oleh APBN

berita-headline

Viral

Ibu Kota Pindah, Kereta Cepat China Bakal Kosong

Di balik gaduh proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, ada kekhawatiran serius. Bila sudah beroperas