https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   14 October 2021 - 11:19 wib

Kapendam Jaya Angkat Suara Soal Dugaan Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Viral
berita-headline

istimewa

Selebgram Rachel Vennya diduga kabur dari karantina usai datang dari urusan pekerjaannya dari New York. Kabar ini langsung viral di dunia maya.

Kodam Jaya selaku Kogasgabpad Covid 19 merespon terkait berita viral kaburnya Selegram Rachel Vennya dari karantina di RSDC (Rumah Sakit Darurat Covid-19) di Wisma atlet Pademangan.

Kapendam Jaya, Kolonel Arh Herwin BS melalui siaran pers resmi menjelaskan, saat ini Pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan terkait berita kaburnya Selegram Rachel Vennya dari Karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan.

"Pemeriksaan yang dilakukan dimulai dari Hulu sampai ke Hilir dalam arti pemeriksaan dilakukan dimulai dari Bandara sampai dengan di RSDC wisma Pademangan," kata Kolonel Arh Herwin BS seperti dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (13/10/2021).

Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya Oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan Non Prosedural.

Keputusan Ka Satgas Covid 19 No.12/2021 tanggal 15 September 2021 menyatakan bahwa yang berhak mendapat fasilitas Repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan adalah:

1. Para pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia,

2. Pelajar/Mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari Luar Negri dan,

3. Pegawai Pemerintah RI yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari Luar Negeri.

"Pada Kasus selegram Rachel Vennya menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak berhak mendapat fasilitas tersebut. Pada saat pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan Non Prosedural oleh oknum anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI)  berinisial An.FS, yang telah mengatur agar Selegram Rachel Ven dapat menghindari Prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari Luar Negri," jelas Kapendam Jaya.

Atas perintah Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid 19, maka proses pemeriksaan dan penyidikan terhadap oknum tersebut akan dilakukan secepatnya.

Penyelidikan juga akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan, tenaga pengamanan dan penyelenggara karantina lainnya agar diperoleh hasil yang maksimal sebagai bahan evaluasi sesuai dengan SE Satgas Covid 19 Nomor 18/2021 yang mana bahwa tamu/warga yang baru datang dari Luar Negri wajib melaksanakan karantina selama 8x24 jam.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Empati

Lawan Covid-19, Yuk Bantu Sesama

Meski pemerintah telah melonggarkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
berita-headline

IXU

Kapan Status Endemi Covid-19 Bisa Dicapai di Indonesia?

Kapan Indonesia keluar dari situasi pandemi menjadi endemi covid-19?Jawaban:
berita-headline

Kanal

Asuransi Astra Luncurkan Produk Asuransi Berbasis Digital

Peningkatan digital behavior di tengah masyarakat dalam memenuhi segala kebutuhan diperkiraka
berita-headline

Inersia

Ciptakan Destinasi Bebas Covid-19, Sentra Vaksin di Tempat Wisata jadi Incaran

Indonesia saat ini masih berjuang untuk melawan ganasnya covid-19. Hingga saat ini kasus terkonfi
berita-headline

IXU

Empat Cara Mencegah Badai Sitokin

Bagaimana cara mencegah badai sitokin? Jawaban: Mengutip kata RA Adaningga