https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   14 October 2021 - 19:14 wib

Abaikan Protes Aliansi Dosen , UNJ Tetap Akan Berikan Gelar Doktor Honoris Causa ke Ma'ruf Amin

Pemberian gelar doktor honoris causa kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Menteri BUMN Erick Thohir oleh senat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bisa saja batal. Bila nantinya Kementerian

Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tak menyetujui pengajuan UNJ. 

Kepala Humas UNJ, Syaifudin menjelaskan sebelum memberikan gelar doktor honoris causa Ma’ruf Amin dan Erick Thohir, pihak kampus terlebihdahulu berkoordinasi dengan beberapa pihak yang kompeten. 

Hal ini mengacu pada koridor Undang-Undang No. 12 tahun 2012, Pasal 27 mengatur tentang pemberian gelar Doktor Kehormatan. Lalu Permendikbud 21 tahun 2013 tentang pedoman atau standar yang mengaturnya adalah pemberian Gelar Doktor Kehormatan.

Setelah berproses UNJ melihat bahwa Ma’ruf Amin memiliki kontribusi bagi bangsa dan negara lewat sumbangsih pemikiran Darul Misaq, yang berusaha mencoba menyatukan pemikiran kebangsaan bahwa negara dengan agama harus saling melengkapi. Sedangkan karya Erick Thohir, adalah tentang pemikiran yang mencoba memodernisasi pembangunan sosial dan ekonomi.

"Inilah yang kemudian dianggap UNJ, kedua tokoh itu memiliki pemikiran untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia," kata Syaifudin kepada INILAH.COM, Kamis (14/10/2021). 

Proses pengajuan pengajuan gelar honoris causa itu mesti melalui empat tahap. Pertama senat universitas mengadakan rapat khusus yang dihadiri oleh perwakilan fakultas dan para guru besar. 

Setelah sepakat masuk pada tahap kedua. Yaitu mengajukan kelayakan dan kepatuhan dari kedua calon penerima doktor kehormatan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Bila disetujui melompat ke tahap tiga. Menteri menugaskan direktur jenderal pendidikan tinggi untuk memeriksa karya-karya, kepatuhan, dan kelayakan kedua calon penerima doktor kehormatan. 

Bila dinyatakan patut dan layak diteruskan ke tahap keempat. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengeluarkan surat keputuasan dan UNJ memberikan gelar doktor kehormatan kepada kedua tokoh itu.  

"Jadi ini murni usulan senat bukan rektor. Kemudian bisa saja nanti kedua tokoh ini enggak layak, maka UNJ juga enggak akan berani memberikan gelar kehormatan ini. Soalnya sekarang baru masuk tahap kedua. Nanti eksekusi terakhir ada di kementerian," pungkasnya.

UNJ, lanjut Syaifudin, tak mempersoalkan adanya penolakan dari Presidium Aliansi Dosen UNJ terkait rencana pemberian gelar doktor honoris causa kepada Ma’ruf Amin dan Erick Thohir. Pasalnya itu adalah bagian dari proses demokrasi. 

"Semua penolakan kita hargai. Saat ini semua masih berproses. Intinya kita sudah melalui tahapan ketentuan yang ada," tutup dia. 

Diketahui, ada empat alasan Presidium Aliansi Dosen UNJ menolak langkah senat memberikan gelar doktor honoris causa kepada Ma’ruf Amin dan Erick Thohir. 

Pertama, pemberian gelar doktor honoris causa pada tokoh yang sedang berkuasa dan memegang jabatan publik berpotensi mengancam otonomi perguruan tinggi dan kebebasan akademik. 

Kedua, usulan pemberian gelar kepada pejabat negara kontraproduktif terhadap upaya pemulihan nama baik institusi UNJ. Karena beberapa kali UNJ mendapat sorotan negatif atas beberapa peristiwa yang dinilai mencederai kehormatan kampus karena relasinya dengan sejumlah pejabat.

Ketiga, pemberian gelar doktor honoris causa pada Ma’ruf Amin atas pemikirannya tentang negara kesepakatan patut dipertanyakan. Selain ide tersebut tidak orisinal karena telah dikemukakan oleh para pemikir klasik sejak abad ke-17 melalui teori kontrak sosial.

Keempat, mekanisme pemberian gelar doktor honoris causa juga diabaikan. Ia menduga usulan tersebut bukan dari program studi S3 UNJ yang berakreditasi A, tetapi dari pihak lain.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Dorce Gamalama Alami Hipoglikemia, Kadar Gula Darah Drop Hingga 38

Penyanyi senior Dorce Gamalama mengalami hipoglikemia. Hal ini dibenarkan oleh Hetty Sunjaya, sel
berita-headline

Viral

Eks Dirut Perumda Sarana Jaya Jalani Sidang Dakwaan Hari Ini

Mantan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C P
berita-headline

Viral

Foto: 7 Tahun Jokowi, Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi

Sekitar 450 mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa
berita-headline

Viral

Berita Foto: Kepala KSP Moeldoko Temui Massa Aksi di Kawasan Patung Kuda

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menemui massa dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Selu
berita-headline

IXU

Amankah Anak di Bawah 12 Tahun Masuk ke Mal?

Belakangan di media sosial ramai warganet menampilkan foto bahkan video saat berkunjung ke pusat