https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   19 August 2021 - 20:42 wib

Jokowi Ingin Vaksinasi 'Jemput Bola' Terus Dilakukan

Presiden Joko Widodo sepakat dengan program vaksinasi door to door. Metode 'jemput bola' ini dinilainya sebagai kehadiran pemerintah secara langsung memberikan vaksinasi ke rumah-rumah dan perkampungan warga.

"Karena adalah jemput bola, mendatangi masyarakat datang ke kampung dan langsung divaksin di rumah masing-masing," kata Jokowi meninjau vaksinasi pelajar dan door to door di Madiun, Jawa Timur.

Jokowi berharap program vaksinasi yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) terus berjalan. BIN menggelar vaksinasi pelajar dan door to door secara serentak di 10 provinsi dengan total 50.000 dosis. Selain di Jawa Timur, sembilan provinsi lainnya adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, Banten, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

"Kita harapkan dari program yang dilakukan BIN ini betul-betul bisa berjalan dan baik. Tidak hanya di provinsi yang telah di laksanakan pada hari ini, tetapi juga di hari yang akan datang dilakukan," kata dia.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Pfizer Klaim Vaksin Mereka Aman dan Efektif untuk Anak 5-11 Tahun

Pfizer menyatakan bahwa vaksin COVID-19 buatan mereka aman dan efektif untuk anak-anak berusia 5-
berita-headline

Inersia

Vaksin Pfizer Disebut Efektif untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Regulator kesehatan AS menyatakan vaksin COVID-19 Pfizer tampak sangat efektif dalam mencegah inf
berita-headline

Viral

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama di Indonesia Tembus 100 Juta

Jumlah orang yang sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Indonesia sudah mencapai
berita-headline

Viral

Penerima Vaksinasi Lengkap COVID-19 di Indonesia Capai 62.166.916 Juta Orang

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan bahwa penerima vaksinasi lengkap COVID-19 (dosis pert
berita-headline

Kanal

Vaksinasi COVID-19 di Kendari Capai 157.427 Orang dari 265.147 Sasaran

Dinas Kesehatan Kota Kendari melaporkan vaksinasi COVID-19 di ibu kota Sulawesi Tenggara itu suda