https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   24 August 2021 - 10:34 wib

Majukan Ekonomi Daerah, Bea Cukai Dukung Pembangunan KIHT

Untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, Bea Cukai secara aktif bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam pengembangan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT). Kali ini, bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jatim I, Padmoyo Tri Wikanto, mengadakan kunjungan kerja perdana untuk membahas mengenai KIHT pada Rabu (18/8).

"KIHT menawarkan fasilitas kerjasama pelintingan, dimana perusahaan dalam KIHT yang tidak memiliki mesin pelinting rokok dapat melakukan kerjasama dengan perusahaan pemilik mesin di KIHT. Kami berkomitmen siap memfasilitasi dan mengawal pembentukan KIHT Pamekasan,” ungkap Padmoyo.

Sejalan dengan hal tersebut, Padmoyo juga menambahkan bahwa Bea Cukai akan terus mendorong para pengusaha pabrik rokok kecil dan menengah yang ada di Madura untuk memasarkan produknya ke pasar global melalui ekspor. Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengungkapkan, “Ini merupakan upaya pemerintah Pamekasan dengan Bea Cukai untuk bergandengan tangan dengan para pengusaha rokok untuk menyukseskan KIHT. Beberapa langkah strategis yang akan dijalankan adalah studi kelayakan, penentuan lokasi, serta pembangunan infrastruktur pendukung KIHT yang ditargetkan selesai pada tahun 2022.”

Hadir pada kegiatan ini pula Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Yanuar Calliandra, menyatakan dukungan terhadap pembentukan KIHT di Pamekasan, untuk memajukan perekonomian masyarakat setempat.

Sementara itu, Bea Cukai Pasuruan mengikuti rapat virtual yang dilaksanakan oleh Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I, mengenai analisis cukai sehubungan dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor SE-25/BC/2020 tanggal 28 Desember 2020 tentang Pedoman Analisis Dokumen Cukai dan Pemeriksaan Pabrik Hasil Tembakau. Kegiatan yang dihadiri oleh satuan kerja Bea Cukai di wilayah Jawa Timur ini membahas terkait KIHT, serta strategi pengawasan terhadap rokok/miras ilegal.

“Sebagaimana arahan dari Kakanwil Jatim I, tentang pembangunan KIHT di Pasuruan, kami akan secara aktif berkoordinasi dengan Pemda untuk merealisasikan KIHT. Antara lain, dengan melakukan asistensi, sharing session, serta studi kelayakan dengan KIHT yang lebih dulu ada di Pulau Jawa,” papar Hannan Budiharto, Kepala Kantor Bea Cukai Pasuruan. [adv]

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Operasi Pasar Menjadi Cara Bea Cukai Sosialisasikan Gempur Rokok Ilegal

Sebagai bentuk pelayanan yang maksimal dan menjalankan fungsi sebagai Community Protector, Bea Cu
berita-headline

Viral

Bea Cukai di Sulsel dan Jateng DIY Ungkap Penyelundupan Narkotika

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) dan Kanwil Bea Cukai Jateng
berita-headline

Kanal

Bea Cukai Gresik Sita Minuman Keras Ilegal

Mengawali bulan September, Tim Gempur Bea Cukai Gresik berhasil mengamankan sejumlah botol minuma
berita-headline

Viral

Bea Cukai Tangkap Pelaku Modus Penipuan Mengatasnamakan Bea Cukai

Modus penipuan dengan mengatasnamakan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai masih marak terja
berita-headline

Kanal

Bea Cukai Layani Ekspor Komoditi Unggulan di Beberapa Daerah

Bea Cukai secara aktif melayani dan mengawasi kegiatan ekspor dari berbagai daerah. Hal ini sejal