https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   26 August 2021 - 14:06 wib

Jadi Kapolda Sumbar, Inilah Profil Irjen Teddy Minahasa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi sejumlah perwira tinggi di jajarannya. Kapolda Sumatra Barat Irjen Toni Harmanto masuk dalam daftar mutasi, diganti Irjen Teddy Minahasa Putra.

Mutasi ini tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor: ST/1701/VIII/KEP/2021 tertanggal 25 Agustus 2021.

Dihimpun Inilah.com dari berbagai sumber, Irjen Teddy lahir pada 23 November 1971. Lulusan Akpol tahun 1993.

Sebelumnya merupakan Staf Ahli Manajemen Kapolri sejak 2019. Pernah menjabat Kapolda Banten, Wakapolda Lampung, dan Karopaminal Divpropam Polri.

Jenderal bintang dua itu pernah menjabat sebagai ajudan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla.

Saat menjabat Tim Ahli Wakil Presiden RI 2017 lalu, Teddy mendapatkan penghargaan Seroja Wibawa Nugraha sebagai Lulusan Terbaik Progam Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI-TA 2017 Lemhannas RI.

Penghargaan sebagai lulusan terbaik ini diberikan berdasarkan pada kriteria dengan akademis terbaik dan taskap (kertas karya perorangan) terbaik.

Tag :
Polri
Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Temuan Transaksi Rp120 Triliun, BNN Segera Temui PPATK

Badan Narkotika Nasional (BNN) akan melakukan pertemuan dengan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis
berita-headline

Viral

Berikan Efek Jera, Polri Akan Terapkan Pasal Pencucian Uang kepada Bandar Narkoba

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno H Siregar mengatakan bahwa dala
berita-headline

Viral

Ini Isi Pertemuan 57 Pegawai KPK dan Polri

Mabes Polri telah memulai pembahasan dengan 57 orang mantan pegawai Komisi Pemberantasan Koru
berita-headline

Viral

Negara Islam Indonesia (NII) Bangkit di Garut, Densus 88 Turun Tangan Selidiki

Kasus dugaan pembaiatan 59 orang di Garut, Jawa Barat untuk setia terhadap ajaran Negara Islam In
berita-headline

Viral

Polri-PPATK Akan Bertemu Bahas Soal Transaksi Narkoba Rp120 Triliun