https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   27 August 2021 - 00:44 wib

Dua Ledakan di Luar Bandara Kabul, 13 Meninggal

Dua ledakan terjadi di luar Bandar Udara Internasional Hamid Karzai, Kabul, yang penuh sesak dan menimbulkan korban dari pihak Amerika Serikat dan warga sipil Afghanistan.

Mengutip BBC, pejabat militer AS mengatakan bahwa Gerbang Abbey --tempat pasukan AS dan Inggris bekerja untuk evakuasi-- menjadi sasaran. Satu hotel di dekat bandara juga menjadi target.

Setidaknya satu ledakan adalah bom bunuh diri, yang terjadi tak lama setelah AS dan sekutunya menyatakan terdapat ancaman besar serangan teroris dari kelompok ISIS.

Pejabat Taliban mengatakan setidaknya 13 orang meninggal, termasuk perempuan dan anak-anak serta sejumlah pengawal Taliban.

Dalam unggahan di Twitter, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan bahwa pihaknya dengan keras mengecam ledakan ganda di area yang dikontrol oleh militer AS.

"Kami mengutuk pengeboman yang menyasar warga sipil di bandar udara Kabul," kata Mujahid, seraya menambahkan bahwa ledakan terjadi di 'area yang tanggung jawab keamanannya ada di tangan militer AS'.

Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan tumpukan jenazah, jadi kemungkinan korban meningkat, demikian laporan wartawan BBC Secunder Kermani di Kabul.

Unit gawat darurat rumah sakit di Kabul mengatakan sekitar 60 korban luka tiba dari bandara.

Saat ini, masih ada puluhan ribu warga Afghanistan di bandara dan berupaya meninggalkan negara itu setelah Taliban berkuasa.

Media Afghanistan, Tolo, melaporkan sejumlah orang yang terluka telah diangkut ke rumah sakit dengan kereta dorong.

Ledakan terjadi di Gerbang Abbey tempat pasukan Inggris ditempatkan baru-baru ini. Gerbang ini adalah satu dari tiga gerbang yang ditutup menyusul peringatan adanya ancaman teroris.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada Kantor Berita Reuters bahwa ledakan itu disebabkan oleh pembom bunuh diri.

Gedung Putih memastikan bahwa Presiden Joe Biden telah diberitahu soal perkembangan itu.

Sebelumnya, Australia, AS, dan Inggris termasuk negara yang merilis peringatan tersebut kepada warga mereka. Adapun warga yang telah berada di luar bandara diimbau untuk meninggalkan area itu secepatnya.


Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Taliban: Hak Belajar Perempuan Afghanistan Diatur Sesuai Hukum Islam

Para perempuan Afghanistan akan diizinkan untuk belajar di universitas tetapi akan ada larangan k
berita-headline

Viral

Taliban Larang Pria Cukur Jenggot karena Tak Sesuai Syariat

Penguasa baru Afghanistan,
berita-headline

Viral

Serangan Bom Incar Bus Tentara, 14 Orang Dilaporkan Meninggal

Serangan bom menghantam sebuah bus tentara di Damaskus, Rabu (20/10/2021) mengakibatkan 14 orang
berita-headline

Viral

Tahun Ini, 635.000 Orang di Afghanistan Terusir dari Rumah

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB atau Office for the Coordination of Humanitarian Affairs
berita-headline

Viral

HTI 'Muncul' Lagi di KPK Setelah G30STWK

Foto bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di meja salah satu pegawai Komisi Pemberantasan Korups