Rabu, 06 Juli 2022
07 Dzul Hijjah 1443

Wajib Pakai PeduliLindungi untuk Semua Akses Publik

Selasa, 31 Agu 2021 - 05:13 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Wajib Pakai PeduliLindungi untuk Semua Akses Publik - inilah.com

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah mengeluarkan instruksi terbaru terkait Pemberlakuan kebijakan PPKM berbasis level yang akan berlaku mulai 31 Agustus sampai 6 September 2021.

Dalam aturan tersebut, penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan diwajibkan terhadap semua akses publik selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Untuk sementara (perusahaan) kritikal akan diwajibkan menggunakan QR Code PeduliLindungi mulai 7 September minggu depan,” ujar Luhut dalam konferensi pers secara daring, Senin (30/8) malam.

Menurut Luhut, aplikasi PeduliLindungi segera dipindahkan pengelolaannya kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Dengan demikian, aplikasi ini akan memiliki server sangat besar untuk mendukung proses 3T (testing, tracing, treatment) yang dilakukan pemerintah.

Baca juga
Mengenal Fenomena Balas Dendam Revenge Travel

Selain itu, lanjut dia, pada minggu ini pemerintah akan menambahkan perubahan kategori warna pada aplikasi PeduliLindungi. “Akan ditambahkan kategori warna hitam bagi orang yang terindentifikasi positif Covid-19 atau kontak erat (pasien positif),” ujar Luhut.

Selain penyesuaian untuk Aplikasi PeduliLindungi pemerintah juga telah menyesuaikan jam operasi mall, pemerintah akan melakukan uji coba 1.000 gerai restoran di luar mal dan yang berada di ruang tertutup untuk bisa beroperasi dengan kapasitas konsumen 25 persen dari total tempat duduk. Uji coba relaksasi tersebut akan berlaku di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

“Penyesuaian kapasitas dine-in dalam mal menjadi 50 persen dan waktu jam operasional mal diperpanjang menjadi pukul 21.00,” ujarnya.

Baca juga
Jejaring Pukat Bisnis Lord Luhut

Menteri Luhut menyampaikan bahwa penurunan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia yang lebih dari 90 persen membuat ekonomi pulih cepat.

Menurutnya, pemulihan ekonomi yang cepat itu tercermin dari survei Mandiri Institut yang menunjukkan peningkatan indeks belajar dan kunjungan warga ke pusat-pusat perbelanjaan di Pulau Jawa hingga Bali.

Tinggalkan Komentar