Selasa, 09 Agustus 2022
11 Muharram 1444

Wali Kota Kendari Serahkan Sertifikat BNSP ke Pelaku UKM

Selasa, 21 Des 2021 - 19:32 WIB
Bnsp Kendari - inilah.com
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir (foto istimewa)

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyerahkan serifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan rebranding kepada pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang digelar Kendari Preneur pada Selasa (21/12/2021).

“Pemerintah Kota Kendari berkomitmen terus memberikan dukungan, memberikan peluang bahkan mensupport dari sisi regulasi dan kebijakan agar UKM bisa tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Menurutnya kegiatan itu merupakan upaya untuk menguatkan UKM di Kota Kendari. Karena UKM memiliki kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan dan stabilitas ekonomi di daerah.

Dirinya pun berpesan agar para pelaku UKM memiliki semangat tumbuh bersama. Dan pada 2022 Pemkot Kendari akan melakukan sertifikasi pada 400 mentor baru sehingga dengan tambahan 100 mentor yang sudah dihasilkan tahun 2021 ditargetkan bisa menghasilkan 5 ribu UKM yang handal.

Baca juga
Jawab Keluhan Masyarakat, Pemkot Kendari Siap Perbaiki Mesin Pompa Air PDAM di 2022

“Kami berharap para pelaku UKM bisa dengan mudah mengakses pasar, mengakses modal bahkan bekerjasama dengan pengusaha yang lebih besar,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Kendari Muhammad Saiful mengaku siap mendukung peningkatan kapasitas pelaku UKM.

“Untuk mentoring atau pendamping khususnya usaha mikro dan kecil Kementerian Koperasi memiliki panduan pelaporan secara nasional guna melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap tingkat pertumbuhan dan perkembangan pelaku usaha mikro dan kecil,” jelasnya.

Sementara Ketua Kendari Preneur Syarif Maulana menambahkan Kendari Preneur akan melakukan pemberdayaan masyarakat di Kampung Warna-Warni Bungkutoko dengan menggandeng lembaga filantropi.

Baca juga
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir Raih Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Proaktif dari OJK

Program ini akan dilakukan melalui tiga kegiatan yakni, pemberdayaan para nelayan, istri nelayan dan kampung wisata.

“Kami ingin angkat pemberdayaan istri, ibu-ibu nelayan menghasilkan produk unggulan berbasis kearifan lokal dan yang ketiga kami ingin mengangkat kampung warna warni sebagai destinasi pariwisata,” kata Syarif.

Dia menambahkan penerima dampak dari program yang digelar Kendari Preneur selama tahun 2021 yaitu sebanyak 750 orang. Kemudian 100 mentor ditantang setiap mentor bisa mendampingi minimal 10 UKM. Jika ini berhasil diperkirakan akan tumbuh 1000 UKM hasil pendamping para mentor.

Tinggalkan Komentar