Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir Raih Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Proaktif dari OJK

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir Raih Penghargaan Sebagai Kepala Daerah Proaktif dari OJK - inilah.com
ist

Wali kota Kendari Sulkarnain Kadir kembali mendapat penghargaan. Kali ini Sulkarnain mendapat penghargaan sebagai Kepala Daerah yang proaktif mengedukasi percepatan inklusi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sulkarnain mengatakan, penghargaan tersebut tidak boleh membuat jemawa. Sebaliknya, penghargaan tersebut harus memotivasi jajaran Pemerintah Kota Kendari mendorong inklusi keuangan daerah yang semakin baik.

Sulkarnain mencontohkan, keuangan daerah di Kendari saat ini sudah menggunakan transaksi non tunai sepenuhnya.

“Alhamdulillah diseluruh jajaran pemerintah kota Kendari bisa dikatakan sudah 100 persen melakukan transaksi non tunai,” kata Sulkarnain, Sabtu (23/10/2021).

Sulkarnain menambahkan, pemerintah kota akan terus mendorong percepatan inklusi keuangan hingga ke sekolah. Dengan begitu penggunaan ATM fisik akan berkurang.

Baca juga  OJK: Influencer yang Beri Saran Investasi Harus Punya Izin

“Ke depan itu akan kita dorong menjadi ATM digital yang kemungkinan nanti semakin memudahkan kita. Jadi kita sudah dapat lakukan (transaksi keuangan, red) di handphone semua,” ujarnya.

Sulkarnain juga berkomitmen meningkatkan literasi dan kapasitas sumber daya manusia di Kota Kendari guna mendukung program ini.

“Yang kita harus dorong ini tidak hanya perubahan fisik elektroniknya, tetapi juga perubahan kultur. Karena kan kita ini sering lupa bahwa kita sudah di era digital, nah ini yang kita terus dorong,” tandasnya.

Sulkarnain sudah langganan diganjar penghargaan. Sebelumnya ia meraih penghargaan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama delapan kali berturut-turut.

Baca juga  Pemuka Agama Tersangkut Kasus Penodaan Agama Sepanjang 2016-2021

Kemudian di bawah kepemimpinannya, Kota Kendari juga ditetapkan sebagai Kota Layak Anak kategori Nindya oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Tinggalkan Komentar