Minggu, 26 Juni 2022
26 Dzul Qa'dah 1443

Walkot Gibran Kenalkan 1.200 Produk Batik Solo ke Pusat Fesyen Paris

Selasa, 07 Jun 2022 - 23:11 WIB
Walkot Gibran Kenalkan 1.200 Produk Batik Solo ke Pusat Fesyen Paris
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (Liputan6).

Putera bungsu Presiden Jokowi yang juga Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka serius mengenalkan produk unggulan Solo yakni kain batik ke pasar Paris.

Dia memanfaatkan pameran UMKM, kerja sama Pemkot Solo dengan KBRI di Perancis dan perusahaan Shopee, yang diadakan di pusat perbelanjaan Le BHV Marais.

Melalui daring yang diikuti dari Solo, Selasa (7/6/2022), Gibran mengatakan, pameran dilakukan untuk mengenalkan batik asal Solo kepada dunia.

Pria kelahiran 1 Oktober 1987 ini, sengaja membawa berbagai motif batik. “Besok akan kami kenalkan kenapa ini motifnya berbeda. Setiap motif dan warna dari batik yang dibawa memiliki filosofi masing-masing. Hal inilah yang membuat batik menjadi sangat kaya,” kata Gibran.

Baca juga
Gibran Siap Penuhi Panggilan KPK, Tapi Bungkam Soal Grup Sinar Mas

Ia mengatakan, pada pameran tersebut, sebanyak 1.200 produk dipamerkan. Pada kesempatan ini juga akan dikenalkan berbagai seni budaya khas Solo.

Melalui pameran tersebut ia berharap warga Perancis maupun turis yang berkunjung ke negara tersebut, bisa menerima dan membeli produk-produk asal Solo.

“Apalagi Paris selama ini dikenal sebagai pusat mode dunia. Untuk pamerannya sendiri akan diselenggarakan hingga sebulan ke depan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar RI untuk Perancis, Andorra, Monako, dan Delegasi Tetap RI Untuk UNESCO Mohamad Oemar mengatakan tidak sembarang produk yang bisa dikenalkan di Le BHV Marais karena tim dari BHV Marais memiliki ahli kurasi.

Baca juga
Pendanaan Rp101 Miliar ke Bisnis Anak Jokowi Wujud "Karpet Merah" Investasi

“Jadi bukan hanya tim pemasaran tetapi mereka juga punya ahli riset pasar. Ahli bidang tertentu yang ditampilkan, misalnya fashion, karya lukis atau kerajinan tangan. Jadi mereka yang bisa memastikan apakah produknya bisa diterima publik Perancis atau tidak,” katanya.

Tinggalkan Komentar