Selasa, 09 Agustus 2022
11 Muharram 1444

Wall Street, EIDO dan Harga Komoditas Kompak Jadi Katalis Positif IHSG

Kamis, 13 Jan 2022 - 09:10 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Whatsapp Image 2022 01 03 At 15.47.26 - inilah.com
Tampilan platform trading Indopreimer Sekuritas. Foto: Inilah.com/Ahmad Munjin

Analis memperkirakan, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis (13/1/2022) mengalami penguatan seiring positifnya sentimen dari bursa saham global dan harga komoditas. Belasan saham pun disuguhkan.

Dalam delapan menit pertama perdagangan hingga pukul 09.08 WIB, IHSG mengarah ke zona merah 2,621 poin (0,04%) ke posisi 6.644,45. Padahal, indeks sempat mencapai tertingginya di 6.667,941 atau menguat 20,876 poin dan terendahnya 6.638,215 atau melemah 8,850 poin dari posisi pembukaan di angka hijau 6.659.

Kepala riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang memperkirakan laju IHSG Kamis ini menguat. Salah satu pendorongnya adalah tren kenaikan yang kembali terjadi di Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) sebesar 0,11%. Sentimen positif tersebut dikombinasikan dengan kembali menguatnya iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) sebesar 0,30%.

Hopefully tidak terjadi pergerakan anomali seperti kemarin di mana EIDO juga mengalami penguatan serta Bursa Asia juga sebagian besar menguat sementara IHSG justru melempem seperti tidak bertenaga,” katanya dalam riset dikutip Kamis (13/1/2022).

Baca juga
Kejati DKI Bidik Pelaku Mafia Minyak Goreng

Kenaikan yang terjadi di Wall Sstreet dan EIDO memperkuat sentimen positif dari penguatan kembali harga beberapa komoditas, seperti minyak yang naik 1,42%, emas 0,29%, batu bara 3,03%, nikel 1,04% dan timah 1,33%.

“Semua itu berpotensi nenjadi sentimen positif dan menjadi pendorong IHSG untuk menguat Kamis ini,” ucapnya tandas. Edwin memperkirakan, laju IHSG akan berada dalam kisaran support 6.590 dan resistance 6.685.

Di atas semua itu, dia merekomendasikan belasan saham pilihannya berikut ini:

  1. Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dalam kisaran support 4.160 dan resistance 4.600. Rekomendasi neutral, buy di 4.380 dengan target harga di 4.600 dan stop-loss di 4.160.
  2. Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dalam kisaran support 4.110 dan resistance 4.550. Rekomendasi beli di 4.330 dengan target harga di 4.550 dan stop-loss di 4.110.
  3. Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dalam kisaran support 6.275 dan resistance 6.925. Rekomendasi strong buy di 6.600 dengan target harga di 6.925 dan stop-loss di 6.275.
  4. Saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) dalam kisaran support 11.025 dan resistance 12.175. Rekomendasi strong buy di 11.600 dengan target harga di 12.175 dan stop-loss di 11.025.
  5. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dalam kisaran support 6.800 dan resistance 7.500. Rekomendasi strong buy di 7.150 dengan target harga 7.500 dan stop-loss di 6.800.
  6. Rekomendasi saham-saham lainnya adalah PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).
Baca juga
Singapura, Bangsa Multi-Ras itu Ternyata Islamofobia Akut

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar