Minggu, 03 Juli 2022
04 Dzul Hijjah 1443

Wanita Muda di Pademangan Jadi Korban Pemerkosaan

Senin, 23 Mei 2022 - 22:00 WIB
Penulis : Aria Triyudha
1209 124803 2320 Inilah.com  - inilah.com
Ilustrasi pemerkosaan.

Polres Metro Jakarta Utara menyelidiki dugaan pemerkosaan terhadap wanita berinisial SV (21) oleh tiga pria tidak dikenal di kawasan Pademangan, Jakarta Utara. Pemerkosaan ditengarai terjadi saat korban sendirian di rumah.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) pada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara, AKP Marotul Aeni kepada mengatakan, sehari setelah menerima laporan dari korban pada 12 Mei, pihaknya meminta hasil visum.

“Kami sudah visum dan hasilnya masih menunggu. Kami juga bekerja sama dengan P2TP2A untuk bantuan pendampingan korban secara psikologis,” kata Aeni, Senin (23/5/2022).

Selama pemeriksaan, korban ditempatkan di rumah khusus. Polisi masih merahasiakan rumah khusus ini sebagai langkah perlindungan terhadap korban karena takut tinggal di rumahnya sendirian.

Baca juga
Polisi Bongkar Kasus Perampokan Berkedok COD di Jakarta Utara

“Sekarang kami amankan ke rumah aman di DKI. Jadi tempatnya rahasia,” kata Aeni dikutip Antara.

Kronologis Kejadian

Aeni menjelaskan, SV mengaku tiga orang mendatanginya setelah masuk rumah secara paksa. Saat itu, SV berada di lantai dua rumah seorang diri.

“Tiga orang itu diketahui mencari kakak SV. Karena kakaknya tidak ada, hanya ada korban di rumah, tiba-tiba tiga pelaku itu masuk secara paksa dan melakukan pemerkosaan,” kata Aeni.

Berdasarkan pengakuan SV, dia tidak mengenal tiga pelaku tidak pernah dia kenal.

“Karena kejadian di lantai dua. Apakah di bawah ada orang lagi kita enggak tahu, enggak ada saksi yang melihat. Jadi tiba-tiba orang itu masuk,” kata Aeni.

Baca juga
Di Persidangan HW Mengakui Adanya Pemerkosaan ke Santriwati

Sementara, Ketua RT tempat tinggal korban, Sujito mengatakan, pihaknya menerima laporan dari keluarga korban bahwa SV diduga menjadi korban perkosaan. Perkosaan terjadi setelah orang tak dikenal masuk ke rumah.

“Kejadiannya itu sekitar tanggal 11 atau 12 Mei. Saya dapat laporannya dari pihak keluarganya kalau anaknya itu (SV) menjadi korban perkosaan, terus rumahnya dibobol,” kata Sujito di lokasi.

Tinggalkan Komentar