Warga Pamulang Keluhkan Tagihan PAM

Warga Pamulang Keluhkan Tagihan PAM - inilah.com

Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan mengeluhkan soal tagihan air PAM yang tiba-tiba mengalami lonjakan dua kali lipat pada Juli 2021.

Warga yang biasanya membayar dengan kisaran Rp80 ribu sampai Rp100 ribu per bulan, kini pembayaran bisa mencapai lebih dari Rp200 ribu per bulan. Seperti yang diutarakan oleh Kiki warga Pondok Benda yang tagihannya juga mengalami kenaikan dua kali lipat.

Merasa keberatan dengan tagihan tersebut, dirinya pun berupaya menghubungi pihak pengelola PAM melalui media sosial namun tidak bisa. Karena tetangga sekitarnya juga mengalami hal yang sama terkait tagihan PAM.

Baca juga  Selamat Datang Kelas Baru, Solusi Era Era Pendidikan 4.0 di Indonesia

Menanggapi keluhan warga terkait tingginya tagihan bulanan air PAM, Kepala Divisi PAM PT Tirta Tangsel mandiri Agus Supadmo menjelaskan pihaknya akan melakukan pengecekan karena saat ini perusahaan sedang melakukan migrasi sistem pembayaran seiring pergantian vendor.

“Ada pemindahan data takutnya ada masalah di situ. Memang ada beberapa yang bermasalah nanti saya cek,” katanya.

Dirinya menegaskan pihak perusahaan tidak akan melakukan hal yang merugikan kepada konsumen. Karena itu ia berharap migrasi sistem perusahaan segera selesai.

“Intinya kita nggak mau ngerugiin pelanggan,” tegasnya.

Tinggalkan Komentar

Warga Pamulang Keluhkan Tagihan PAM

Warga Pamulang Keluhkan Tagihan PAM - inilah.com

Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan mengeluhkan adanya tagihan air PAM yang tiba-tiba mengalami lonjakan dua kali lipat pada Juli 2021.

Warga yang biasanya membayar dengan kisaran Rp80 ribu sampai Rp100 ribu per bulan, kini pembayaran bisa mencapai lebih dari Rp200 ribu per bulan. Seperti yang diutarakan oleh Kiki warga Pondok Benda yang tagihannya juga mengalami kenaikan dua kali lipat.

Merasa keberatan dengan tagihan tersebut, dirinya pun berupaya menghubungi pihak pengelola PAM melalui media sosial namun tidak bisa. Karena tetangga sekitarnya juga mengalami hal yang sama terkait tagihan PAM.

Baca juga  Bantu UMKM Terdampak Pandemi, Ninja Xpress Hadirkan Program Aksilerasi

Menanggapi keluhan warga terkait tingginya tagihan bulanan air PAM, Kepala Divisi PAM PT Tirta Tangsel mandiri Agus Supadmo menjelaskan pihaknya akan melakukan pengecekan karena saat ini perusahaan sedang melakukan migrasi sistem pembayaran seiring pergantian vendor.

“Ada pemindahan data takutnya ada masalah di situ. Memang ada beberapa yang bermasalah nanti saya cek,” katanya.

Dirinya menegaskan pihak perusahaan tidak akan melakukan hal yang merugikan kepada konsumen. Karena itu ia berharap migrasi sistem perusahaan segera selesai.

“Intinya kita nggak mau ngerugiin pelanggan,” tegasnya.

Tinggalkan Komentar