Kamis, 19 Mei 2022
18 Syawal 1443

Warga Tangsel Masih Banyak BAB Sembarangan di Jamban Apung

Warga Tangsel Masih Banyak BAB Sembarangan di Jamban Apung

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengaku menerima informasi  masih ada warga Tangsel BAB sembarangan di jamban apung di sejumlah wilayah administrasinya. Di antaranya wilayah Ciputat, Setu, dan Serpong.

“Di kecamatan lain juga ada. Jumlahnya tidak begitu hafal,” ujar Benyamin di Tangsel, Jumat (11/3/2022).

Menurut Benyamin, persoalan di wilayah administrasinya bukan hanya menyangkut pada permasalahan ekonomi saja. Namun juga menyinggung terkait habit atau kebiasaan buruk masyarakat soal pola hidup sehat.

“Ya itulah, salah satu target pembangunan kita. Masyarakat juga harus membangun kesadarannya. Saya yakin ini tidak murni permasalahan ekonomi. Ini permasalahan kebiasaan,” katanya.

Baca juga
Gairah Seks Siskaeee Meningkat Saat Ada di Area Publik

Pemkot Tangsel selain menyiapkan bantuan fisik berupa pembangunan sanitasi yang layak, juga akan fokus untuk melakukan sosialisasi terkait pola hidup sehat kepada masyarakat.

“Makanya kita intervensi dulu. Fisik kita siapin, tapi sosialisasi dulu. Tingkatan sosialisasi untuk jangan buang air di jamban apung. Saya lagi intervensi terus nyari CSR dan perbankan untuk bikinin itu. Saya juga menggandeng TNI/Polri untuk sosialisasinya. Membangun kesadaran yang penting mah,” tuturnya.

Camat Ciputat, Bachtiar Priyambodo memaparkan, untuk di wilayahnya terdapat sekitar 118 keluarga yang masih berperilaku demikian. “Masih ada 118 masyarakat atau kepala keluarga yang berperilaku BAB sembarangan, atau sanitasinya tidak layak. Paling banyak di Jombang, ada 86 titik,” paparnya.

Baca juga
Polri Segera Ganti Warna Plat Kendaraan Tahun Ini

Ia menjelaskan, beragam alasan yang membuat warganya berperilaku demikian. “Jadi ada yang memang kebiasaan. Kayak ada orang yang sudah sepuh, gak biasa buang di MCK gitu ya. Ada pula yang memang sebenarnya closet punya, tapi dia buang di sungai. Nah banyak itu di Jombang. Memang letaknya di bantaran kali,” terangnya.

“Memang tersebar. Untuk di Cipayung itu kosong. Kemudian informasi terakhir di Kelurahan Ciputat juga sudah ada bantuan, jadi nol. Jadi memang paling banyak Jombang, makanya kita fokus,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar