Selasa, 24 Mei 2022
23 Syawal 1443

Warga Wakal Leihitu Berlebaran Hari Ini

Fc150c31 98f1 4a97 Bc97 E34fdd103a74 - inilah.com
Warga Wakal, Jazirah Leihitu, Maluku tengah, sedang bersiap-siap melakukan shalat Idul Fitri, Sabtu (30/4/2022). Foto Antara/HO-Warga

Warga Muslim di Negeri Wakal, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah,  berlebaran hari ini, Sabtu (30/4/2022). Hal ini mengemuka dari warga Muslim wilayah itu yang sudah melaksanakan shalat Idul Fitri 1443 H secara berjamaah 1443 H di Masjid Raya Nurul Awal negeri setempat

“Kami  berpuasa 1 Ramadhan pada 31 Maret 2022 lalu. Itu berarti kita sudah 30 hari penuh melaksanakan puasa. Hari ini kita rayakan hari kemenangan 1 Syawal 2022 hijriah,” kata Raja Wakal, Ahaja Suneth usai melaksanakan shalat Idul Fitri.

Melansir Antara, Pelaksanaan shalat Idul Fitri di negeri yang terletak di sebelah utara Pulau Ambon itu, terhitung lebih cepat ketimbang waktu yang ditetapkan pemerintah secara nasional. Pemerintah kemungkinan akan menggelar shalat Idul Fitri pada Senin (2/5/2022).

Baca juga
Data BI Diobral Massal, RUU Perlindungan Data Pribadi Kian Vital

Hal itu telah menjadi adat sebagian negeri di Maluku yang punya tradisi turun-temurun melaksanakan puasa bulan suci Ramadhan hingga Idul fitri lebih awal. Menurut mereka, penentuan tanggal satu Ramadhan di Negeri Wakal bukan hanya asal. Tapi, para tokoh agama telah menghitung jauh-jauh hari sebelumnya.

Suneth menjelaskan, masih ada sebagian warga di Wakal yang masih berpuasa. “Ada sejumlah warga lain yang belum shalat Id. Kemungkinan besar mereka nanti shalat di masjid negeri-negeri tetangga,” terang Suneth.

Shalat Idul Fitri di negeri Wakal mulai pukul 08:00 WIT. Imam Masjid Wakal Kasim Tahapary menjadi dipimpin imam shakat. Makmum khatib Ahmad Samal dan Hj Taher Lewaru.

Baca juga
Jenazah DJ Indah Cleo Dimakamkan di Kampung Halaman Sang Ayah

Meski ruangan masjid tidak mampu menampung seluruh jamaah tapi shalat Idul Fitri itu berjalan aman dan lancar. Terlihat juga belasan anggota TNI/Polri turun untuk menjaga serta mengamankan jalannya shalat tersebut.

Mereka yang tidak berkesempatan mendapatkan tempat di dalam masjid, melaksanakan shalat beralaskan tikar di ruas jalan raya maupun di halaman masjid.

 

Tinggalkan Komentar