Kamis, 26 Mei 2022
25 Syawal 1443

Wartawan Metro TV Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Tunggal Rombongan KSAD Dudung

Dudung
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengecek secara langsung prajuritnya dari Yonif 123/RW yang sedang melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-Papua Nugini (PNG), di Merauke, Papua, Selasa (12/4/2022). Foto: Antara

Wartawan Metro TV, Roy Darsono, meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal yang melibatkan rombongan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, di Merauke, Selasa (12/4/2022). Roy sempat dievakuasi ke RS Bunda, Merauke, untuk menjalani perawatan namun tak tertolong akibat luka berat.

Menurut Kapenrem 174 Animti Waninggap Merauke, Mayor Lahurani, korban mengalami luka pada tulang bagian belakang dan mengalami pendarahan otak. Roy berada dalam mobil bersama Letnan Dua CPM, I Kadek Suhardiyana yang lebih dahulu meninggal dunia.

“Mobilnya terbalik dan korban mengalami luka pada bagian tulang belakang dan mengalami pendarahan otak,” kata Laharuni, di Merauke, Papua, Selasa (12/4/2022).

Baca juga
KSAD Jangan Pakai Standar Ganda ke Ulama

Informasi meninggal dunianya Roy Darsono juga terkonfirmasi dari pihak RS Bunda Merauke. Salah seorang anggota tim medis menyebutkan, almarhum belum sempat dioperasi dan meninggal akibat retak tulang tengkorak dan pendarahan di kepala.

Wartawan Metro TV
Wartawan Metro TV, Roy Darsono, meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal dalam iring-iringan kunjungan KSAD Dudung Abdurrachman ke Merauke, Papua, Selasa (12/4/2022). Almarhum mengalami pendarahan otak dan belum sempat dioperasi.

Rombongan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman terlibat kecelakaan tunggal saat meninjau Prajurit Yonif 123/RW yang melaksanakan Tugas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG). Menurut Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna, kecelakaan terjadi akibat sopir mengantuk.

“Diduga pengemudi mengantuk sehingga keluar dari badan jalan, dan pada saat mencoba kembali ke badan jalan mobil tersebut hilang keseimbangan dan terguling,” kata Tatang.

Dia memastikan rombongan yang terlibat kecelakaan tunggal di luar rombongan utama KSAD. Artinya Jenderal Dudung tidak mengalami kecelakaan.

Baca juga
Hari Buku Dunia di Negeri Wartawan Malas Baca [Tulisan Lama]

“Ini murni kecelakaan tunggal,” tuturnya.

Tinggalkan Komentar