Kamis, 26 Mei 2022
25 Syawal 1443

Waspadai Aksi Realisasi Untung saat IHSG Dekati ‘All Time High’

Waspadai Aksi Realisasi Untung saat IHSG Dekati ‘All Time High’- inilah.com
Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Pelaku pasar sejatinya mewaspadai aksi realisasi untung alias aksi jual saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendekati level tertinggi sepanjang sejarah. Kondisi ini, menurut analis, bakal membatasi potensi penguatan indeks saham domestik awal pekan ini.

IHSG ditutup menguat sebesar 47,54 poin (0,71%) menuju level 6.731,39 pada perdagangan Jumat (4/2/2022). Sepanjang perdagangan tersebut, tercatat ada 284 saham menguat, 222 saham menurun, dan 174 saham ditutup tidak mengalami perubahan harga.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, tertopang net buy investor asing dan penguatan saham-saham big caps, IHSG berpotensi menguat menguji level all time high pada 6.754 pada Senin (7/2/2022).

Baca juga
Pelaku Pasar Saham Cermati Omicron, IHSG Positif Cenderung ‘Bearish’

“Diperkirakan akan terjadi profit taking saat mendekati level tersebut sehingga dapat membatasi penguatan,” katanya kepada Inilah.com di Jakarta, Minggu (6/2/2022) petang.

Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range support 6.645 sampai dengan resistance 6.754.

Saham-saham Pilihan Panin Sekuritas

Lebih jauh William menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tesebut adalah:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
  • Sideways Trend: Mengalami pergerakan sideways dalam area 4000 sampai dengan 4240.
  • Rekomendasi: Buy and hold selama harga mampu bertahan di atas 4000, target harga 4.240 sampai dengan 4400. Stop loss jika menurun di bawah 4.000.
  • Support: 4000; 3780.
  • Resistance: 4240; 4310; dan 4370.
  1. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DNSG)
  • Chart Pattern: Membentuk pola hammer setelah pelemahan 3 hari mengindikasikan daya beli yang membesar dan menahan pelemahan harga.
  • Rekomendasi: Buy di 545 sampai dengan 555, target harga 600 sampai dengan 630, stop loss jika harga menurun di bawah 535.
  • Support: 535; 500.
  • Resistance: 600; 615; dan 630.
  1. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR)
  • Resistance Breakout: Menguat menembus resistance pada 975 mengkonfirmasi pola bullish flag (pola bullish indikasi penguatan lanjutan).
  • Rekomendasi: Buy 1.000 sampai dengan 1.040, target harga 1145, stop loss jika harga kembali menurun di bawah 975.
  • Support: 1.000; 975.
  • Resistance: 1.110; 1.145.
  1. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)
  • Chart Pattern: Membentuk pola shooting star yang merupakan pola bearish. Pola terbentuk pada highest price 695 indikasi pengujian resistance 700.
  • Rekomendasi: Sell on strength.
  • Support: 620; 570.
  • Resistance: 700; 740; dan 815.
Baca juga
Sahroni Berharap Menteri BUMN Erick Thohir Bantu Sponsori Formula E

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar