Sabtu, 20 Agustus 2022
22 Muharram 1444

Waspadai Pohon Tumbang Saat Hujan di Jakarta Selatan

Rabu, 22 Des 2021 - 14:00 WIB
Pohon Tumbang inilah.com
(foto: sudinhubjaksel.com)

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan (Jaksel) mengimbau warga setempat untuk tidak berteduh di bawah pohon saat terjadi angin kencang dan hujan deras karena berpotensi tertimpa dahan saat pohon tersebut tumbang.

“Antisipasinya agar masyarakat tidak terkena pohon tumbang ya jangan berteduh di bawah pohon rindang. Terlebih cuaca ekstrem seperti sekarang ini,” kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan Winarto, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu (22/12/2021).

Saat ini, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jaksel telah menyiagakan sebanyak 14 tim untuk memeriksa pohon rawan tumbang. Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi pohon yang keropos, miring, hingga mati.

Baca juga
Sejumlah Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Petir pada Sore dan Malam

“Jika hasil pemeriksaan pohon tersebut menunjukkan angka kerawanan di atas 40 persen maka akan ditebang,” ujar Winarno.

Menurut dia, lokasi paling banyak pepohonan di Jaksel terdapat di Kecamatan Jagakarsa dan Kebayoran Baru. Karena itu, berkaca pada musibah pohon tumbang beberapa waktu lalu, Winarto mengimbau warga untuk mewaspadai kejadian serupa di Kecamatan Kebayoran Lama.

“Musibah kemarin yang paling banyak malah Kebayoran Lama. Sering ada angin puting beliung dan menumbangkan pohon,”katanya.

Menilik jenis pohon yang banyak tersebar, Winarto mengatakan pohon angsana banyak tersebar di wilayah Jaksel.

“Pohon tersebut tidak punya akar tunjang dan cenderung naik ke permukaan dan pertumbuhan cepat sekali. Tapi salahnya, pohon itu awalnya bukan ditanam dari bibit tapi dari pohon yang sudah setengah jadi,” ungkapnya.

Baca juga
Pengecekan Mobil dan Persiapan Berkendara Saat Musim Hujan

Sebelumnya, Winarto menjelaskan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota telah melakukan pemangkasan (penopingan) pohon.

“Dinoping sebanyak 26.600 baik yang sedang, ringan, hingga berat. Itu program rutin yang dijalankan, mengingat banyak pohon di beberapa lokasi yang tumbang. Makanya kita maksimalkan petugas untuk ke lapangan,” kata dia.

 

Tinggalkan Komentar