Waspadai Potensi Hujan Es Sepekan ke Depan

Waspadai Potensi Hujan Es Sepekan ke Depan - inilah.com
istimewa

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus memperingatkan potensi tingginya curah hujan serta cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia.

Ini terjadi lantaran masa transisi atau pancaroba dari musim kemarau masuk ke musim penghujan. Fenomena ini juga berpotensi terjadinya hujan es seperti yang terjadi di Banjarnegara.

“Masyarakat diimbau dapat lebih mewaspadai kejadian cuaca ekstrem seperti hujan es, hujan lebat dengan periode singkat, dan angin puting beliung,” kata Urip Haryoko, Plt Deputi Bidang Klimatologi BMKG.

Meski tidak dapat memastikan, namun BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem itu terjadi selama 10 hari ke depan, karena cuaca ekstrem bisa terjadi kapan saja.

Baca juga  BPBD DKI Sampaikan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jabodetabek di Awal Pekan Ini

Sejak 1 September 2021 ini sebanyak 3,22 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim penghujan di antaranya sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian besar Sumatera Barat, Kalimantan Selatan bagian selatan, dan Kalimantan Timur bagian selatan.

Indikasi potensi curah hujan tinggi 10 hari ke depan dibagi ke dalam tiga kategori yakni,
– Kategori Awas: Papua Barat (Kaimana), Papua (Asmat, Boven Digoel, Mimika, Nduga, Pegunungan Bintang, Yahukimo)
– Kategori Siaga: Papua Barat (Kaimana), Papua (Dogiyai, Nabire, Paniai, Puncak)
– Kategori Waspada: Kalimantan Timur (Kutai Barat), Sulawesi Barat (Mamuju, Mamuju Utara), Maluku (Maluku Tengah), Papua Barat (Manokwari, Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw, Teluk Bintuni), Papua (Mappi, Puncak Jaya, Tolikara).

Baca juga  Polri Tegaskan Tak Beri Vaksin Booster untuk Non Nakes

Sebelumnya fenomena hujan es terjadi di Banjarnegara, Jawa Tengah pada Rabu (15/9/2021) kemarin. Hujan es terjadi diawali dengan hujan deras yang mengguyur bagian utara Banjarnegara.

Tiba-tiba warga dikejutkan dengan suara hujan yang jatuh menimpa atap rumahnya seperti suara batu kerikil. Ternyata suara tersebut berasal dari suara butiran-butiran es sebesar biji jagung yang jatuh dari langit saat hujan.

Tinggalkan Komentar