Jumat, 20 Mei 2022
19 Syawal 1443

Widdi Aswindi Mengayuh Sepeda Demi Masa Depan Anak Indonesia

Anak Indonesia
Tangkapan layar dari akun instagram @biketocare

Membatu sesama manusia bisa dengan cara beragam. Seperti yang dilakukan Widdi Aswindi. Hobinya bersepeda dan juga kecintaannya terhadap anak Indonesia yang kehilangan orang tua sejak kecil, membuatnya terus bergerak membantu sesama.

Widdi Aswindi menjadi salah satu orang yang berkontribusi dalam kegiatan Bike to Care.

“7 hari lagi perjuangan saya dimulai. Melalui @biketocare #BaliLoop 500 KM, saya akan bersepeda mengelilingi Pulau Dewata demi anak-anak Indonesia yang kehilangan pengasuhan orang tua,” tulis Widdi yang inilah.com kutip di Jakarta, Sabtu, (12/03/2022).

Mengumpulkan donasi dengan cara mengayuh sepeda menjadi tren belakangan ini. Karena, olahraga bersepeda menjadi salah satu yang paling disukai di masa pandemi COVID-19.

Baca juga
Banjir Serang, BSI dan Yayasan BSMU Salurkan Bantuan Makanan dan Evakuasi

Setiap donasi yang terkumpul senilai Rp 6 juta akan sangat bermanfaat untuk mendukung kehidupan satu anak selama satu tahun untuk tiga aspek bantuan.

Pertama, bantuan tersebut sangat berkontribusi untuk membantu pendidikan yaitu biaya sekolah, buku dan seragam.

Kedua, bantuan senilai Rp 6 juta juga bisa untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan dan gizi, sandang, serta kesehatan.

Ketiga, bisa membantu untuk meningkatkan keterampilan dan ketenagakerjaan. Seperti untuk membiayai kursus non-formal, kewirausahaan, dan magang.

Akan terasa mudah jika membantu anak Indonesia yang membutuhkan bersama-sama.

“Namun, perjuangan ini akan lebih berarti jika kamu turut ambil bagian! Ayo bersama saya, kita bergerak #BersamaUntukAnak,” ujar Widdi.

Baca juga
Naufan: Saya Tidak Bisa Beri Apapun Kecuali Balik Mendoakan

Menggandeng SOS Children’s Villages Indonesia

Gerakan #BersamaUntukAnak adalah kolaborasi dengan SOS Children’s Villages Indonesia, yang merupakan organisasi non profit internasional didirikan pada tahun 1949 di Austria untuk menjamin hak-hak dasar anak-anak terlantar dan kehilangan pengasuhan orang tua. SOS saat ini telah bekerja secara aktif di 136 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Melalui Family-like Care Program, SOS mendirikan village atau desa yang menjadi rumah penuh kasih sayang bagi anak-anak Indonesia yang kehilangan pengasuhan orang tua.

Di dalamnya, anak-anak memiliki ibu asuh, juga kakak dan adik yang menyayangi mereka selayaknya keluarga. Sementara, melalui Family Strengthening Program, SOS menguatkan keluarga-keluarga rentan Indonesia, agar setiap keluarga memiliki kemandirian ekonomi, sehingga dapat memenuhi hak dasar anak-anaknya.

Baca juga
Curhat Guru Ngaji Nanik Berujung Bantuan dari Menparekraf Sandiaga

Siapa pun dan di mana pun kamu berada, Sahabat dapat turut serta menjadi #PejuangAnak. Dampingilah perjuangan para Pesepeda #PejuangAnak dengan berdonasi.

Untuk itu, mari dukung para Pesepeda #PejuangAnak melalui kitabisa dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY/Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/ dan kartu kredit

4. Teman-teman akan mendapatkan email laporan

Tak hanya berdonasi, Sahabat juga bisa membantu dengan membagikan cerita #PejuangAnak ini kepada keluarga dan teman-teman.

Terima kasih, Sahabat! Berapa pun dukunganmu, dapat menjaga masa depan anak-anak Indonesia di tengah situasi sulit ini.

Tinggalkan Komentar