Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

Wujud Kontribusi untuk NTT Keluar dari Stunting

Rabu, 29 Sep 2021 - 17:12 WIB
Wujud Kontribusi untuk NTT Keluar dari Stunting  - inilah.com
istimewa

Berdasarkan Badan Pusat Statistik, Provinsi NTT menempati urutan pertama dengan rasio penderita gizi buruk tertinggi tahun 2018 (per 10.000 penduduk) yakni 9,7 persen.

Studi Status Gizi Balita Kementerian Kesehatan RI tahun 2019 juga menunjukkan bahwa NTT merupakan provinsi dengan angka prevalensi stunting tertinggi di Indonesia hingga mencapai 43,8 persen.

Melihat kondisi tersebut, SGM Eksplor bersama Lazada dan WeCare.id berinisiatif untuk menjalankan program donasi Program Desa Berdaya Generasi Maju di lima desa di Kecamatan Kolbano, Kabupaten TTS, Nusa Tenggara Timur yang berkolaborasi dengan mitra lokal Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat (JPM), sebagai rangkaian dari gerakan sosial Ayo Tunjuk Tangan untuk Majukan Indonesia.

Baca juga
Hasil Riset: Imunisasi Anak Rendah Selama Pandemi

“Kami percaya bahwa semua anak berhak untuk maju melalui pemenuhan nutrisi yang tepat dan akses pendidikan, sehingga seharusnya tidak ada anak Indonesia yang tertinggal akan akses nutrisi dan pendidikan. Pada kesempatan ini,kami berkontribusi mendukung pemenuhan nutrisi anak-anak di daerah NTT, yang merupakan daerah 3T di Indonesia yang masih menghadapi tantangan dalam hal pemenuhan gizi bagi anak-anak,” kata Widianto Juwono, Sales Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, Jakarta, Rabu, (29/09/2021).

Inisiatif ini juga merupakan komitmen untuk mendukung upaya mengatasi permasalahan pemenuhan gizi sebagai upaya pencegahan stunting di NTT yang juga sejalan dengan visi Pemerintah untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul untuk Indonesia maju.

Baca juga
Puskesmas di Malang Berhasil Turunkan Stunting

Program donasi Desa Berdaya Generasi Maju ini terdiri dari program donasi nutrisi untuk anak usia di atas 1 tahun dan Modul Pendidikan serta Kampung Gizi Mandiri yang diselenggarakan dari bulan Agustus hingga November 2021.

Mempersiapkan SDM unggul untuk Indonesia maju dapat terwujud dengan baik jika seluruh pihak, bukan hanya pemerintah, namun juga pelaku usaha dan industri, maupun masyarakat, memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk berkontribusi dengan perannya masing-masing.

Tinggalkan Komentar