Rabu, 25 Mei 2022
24 Syawal 1443

Wujudkan Ponpes Pertama di AS, Dakwah Nusantara 2022 Diluncurkan

Imam Shamsi Ali - inilah.com
Imam Shamsi Ali (Foto Nusantara Foundation)

Imam Besar di Islamic Center of New York Amerika Serikat (AS), Imam Shamsi Ali melalui yayasannya Nusantara Foundation menginisiasi pembangunan pesantren pertama di Amerika Serikat. Untuk mewujudkannya serta mensosialisasikannya Nusantara Foundation baru ini meluncurkan Rihlah Dakwah Nusantara 2022 di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Jumat (04/03).

“Kita tahu visi misi dan peradaban yang digaungkan dari doktor Shamsi Ali menjadi sesuatu yang perlu kita berikan dukungan, karena islam yang hari-hari ini ada yang satu sisi tentu sangat bangga dengan perkembangan luar biasa tetapi di dalam negeri ada permasalahan yang perlu kita bersama tampil membenahi. Di sini pentingnya mendukung kegiatan Rihlah Dakwah Nusantara dari Indonesia untuk dunia,” kata Dewan pembina Yayasan Nusantara Inka Madani Tamsil Linrung pada Jumat kemarin.

Baca juga
Kisah Nyata Keajaiban Sedekah saat Kecelakaan Maut di Balikpapan

Tamsil mengatakan, Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal Prof KH Nasaruddin Umar sejak awal sudah memberikan dukungannya kepada Nusantara Foundation, yang diperkenalkan kepada Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) termasuk hingga kini Joko widodo.

“Shamsi Ali mengatakan ingin mendirikan pesantren termasuk pembebasan lahan, tanpa pikir panjang saya memberikan dukungan. Shamsi Ali mempunyai jaringan yang banyak terbukti pembebasan lahan tujuh hektar bisa diselesaikan. Alhamdulillah saya yakin betul Shamsi Ali punya jaringan luas semua bisa saksikan kita semakin dekat dengan ide oleh beliau untuk mewujudkan pesantren di Amerika,” ucapnya.

Tamsil mengatakan, pesantren ini akan menjadi yang pertama di Amerika. Sementara untuk saat ini luas pesantren sudah mencapai hingga 10 hektar lebih.

Baca juga
Derita Pengidap Hemofilia, Butuh Obat Tapi Sulit Didapat

Sementara KH Nasaruddin Umar mengatakan, Pembangunan pesantren ini tidak hanya mengharumkan nama Yayasan tetapi juga bangsa. Dia mengatakan, sekolah Indonesia di Amerika belum ada yang terlihat.

“Kalau di Kedutaan-kedutaan lain ada, seperti Mesir kita punya sekolah Indonesia, di Malaysia, di beberapa tempat. Kalau bisa punya sekolah resmi tetapi pesantren di Amerika, ini jadi istimewa perlu didukung karena ini kebanggaan Indonesia,” kata KH Nasaruddin.

Shamsi Ali mengatakan alasan pendirian pesantren ini yakni sebagai pusat pendidikan Islam di Amerika, kemudian juga mengenalkan Indonesia negara besar khususnya dalam konteks keislaman, dengan jumlah muslim terbesar dan menjadi ‘Public relations’ untuk Indonesia.

Baca juga
Interfaith and Islamophobia-04

Adapun Nusantara Foundation ingin bersinergi dan bersilaturahim dengan masyarakat Muslim Indonesia melalui perjalanan (Rihlah) ke beberapa kota besar di negeri tercinta.

Turut hadir dalam acara ini Imam Syamsi Ali via zoom meeting, Komisaris BSI Adiwarman Karim dan Arief Rosyid, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, perwakilan Menteri Agama Hasan Basri, Dewan Pembina Nur Inka Nusantara Madani Tamsil Linrung serta beberapa Ulama serta Asatidz.

Bagi Anda yang ingin berkontribusi dalam membangun Pesantren bernama Nur Inka Nusantara Madani ini bisa berdonasi melalui tautan berikut Nusantara Foundation.

Tinggalkan Komentar