Sabtu, 28 Januari 2023
06 Rajab 1444

Xi Jinping Kirim Pesan ke Joe Biden: Semoga Anda Lekas Pulih

Minggu, 24 Jul 2022 - 14:56 WIB
Jinping Biden
Xi Jinping dan Joe Biden bertemu di California, AS saat keduanya masih menjabat sebagai wakil presiden pada 2012 silam (AP Photo)

Presiden China Xi Jinping mengirim pesan simpati pada Presiden AS Joe Biden yang beberapa hari lalu dinyatakan positif COVID-19.

“Saya ingin menyampaikan simpati saya yang mendalam kepada Anda dan berharap Anda lekas pulih,” tulis Xi dalam pesan yang disampaikan media lokal CCTV, Sabtu (23/7/2022).

Biden terkonfirmasi positif COVID-19 pada Kamis (21/7/2022). Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre menyebut Biden mengalami gejala ringan.

Dalam sebuah keterangan resmi, Jean-Pierre mengatakan Biden sudah mendapatkan dua dosis vaksin dan dua kali booster. Selama proses pemulihan, ia mulai menggunakan Paxlovid atau obat antivirus produksi Pfizer.

Baca juga
Kanada Izinkan Warga Positif COVID-19 Tetap Bekerja

Meski positif COVID-19, Biden bersikeras dirinya merasa ‘baik-baik saja’. Dia pun berkata akan terus bekerja sambil isolasi mandiri di Gedung Putih.

Pesan Xi pada Biden ini pun jadi kontak publik pertama antara dua pemimpin sejak pertemuan virtual empat bulan lalu. Hubungan keduanya terus memburuk karena berbagai masalah termasuk Taiwan, Ukraina, dan persaingan sektor teknologi.

Biden memperingatkan Xi agar tidak membantu Rusia dalam invasinya ke Ukraina. Awal pekan ini, Biden sempat berkata akan menelepon Xi dalam ’10 hari ke depan’ demi upaya meredakan ketegangan di Taiwan.

China dan AS memang tengah bersitegang lagi setelah Ketua DPR AS Nancy Pelocy dikabarkan akan tetap mengunjungi Taiwan meski ditolak mentah-mentah oleh Beijing.

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Rabu 12 Januari 2022

Beijing bahkan mengecam akan menggagalkan perjalanan Pelosi ke Taiwan dan menganggap hal ini bisa berdampak pada fondasi hubungan AS-China selama ini.

Jika rencana ini terealisasi, ini akan jadi kunjungan resmi AS tingkat paling senior ke negara pulau tersebut di bawah pemerintahan Biden. China selama ini menilai Taiwan sebagai wilayah pembangkang yang ingin memerdekakan diri.

Tinggalkan Komentar