Xiaomi Siap Ramaikan Pasar Mobil Listrik, Mobil Apple Apa Kabar?

Xiaomi Siap Ramaikan Pasar Mobil Listrik, Mobil Apple Apa Kabar? - inilah.com
Xiaomi Siap Memulai Bisnis Mobil Listrik Dengan Harga Terjangkau

Xiaomi mengabarkan telah menyelesaikan pendaftaran unit bisnis kendaraan listrik (EV) yang disebut sebagai Xiaomi EV Inc. Lei Jun selaku CEO Xiaomi mengatakan bahwa pihaknya kemungkinan akan meluncurkan mobil listrik berjenis sedan atau SUV.

Lei Jun mengungkapkan rencana tersebut dalam perayaan hari jadi Xiaomi yang ke-11. Acara tersebut diselenggarakan secara online melalui platform Douyin.”Mobil listrik pertama Xiaomi bukanlah mobil sport atu motorhome, mobil itu jenis sedan atau SUV,” ujar Lei sebagaimana jajak pendapat yang dilangsungkan di Weibo. Jajak pendapat tersebut menunjukkan 45 persen pengguna menebak sedan dan 40 persen lagi memilih SUV.

Lei Jun mengatakan bisnis mobil listrik ini akan menjadi proyek besar terakhirnya.”Saya bersedia mempertaruhkan semua reputasi pribadi saya dan berjuang untuk masa depan kendaraan listrik pintar kami (Xiaomi EV),” kata Jun dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Tech Radar.

Baca juga  Top 5 Merek Smartphone Terlaris di Indonesia, Siapa Nomor 1?

Berbeda dari pemain lainnya dalam industri mobil listrik, Xiaomi EV akan fokus di segmen kendaraan kecil, yang bisa dibanderol dengan harga lebih terjangkau dan kaya fitur. Rumornya, mobil listrik Xiaomi kemungkinan akan diperkenalkan sekitar 2023 mendatang.

Mobil listrik itu rencananya akan dijual seharga 100.000 yuan atau setara Rp 223 jutaan. Sedangkan untuk mobil listrik varian termahal akan dibanderol seharga 300.000 yuan (setara Rp 699 juta).

Sebagai modal awal, Xiaomi menggelontorkan dana hingga 10 miliar yuan (Rp 22 triliun). Xiaomi juga menargetkan total investasi sebesar 10 miliar Dollar AS atau sekitar Rp 142,4 triliun dalam waktu 10 tahun ke depan. Xiaomi mengakuisisi startup kendaraan otonom Deepmotion senilai 77,3 juta dolar AS (Rp1,1 triliun) sebagai upaya untuk meningkatkan penelitian dan pengembangan perusahaan (research and development).

Baca juga  Tips Alami Atasi Gerd

Mobil Listrik Apple

Sementara Xiaomi terus melaju dengan ambisi mobil listrik-nya, cerita berbeda datang dari Apple. Sejak dua tahun melakukan pembicaraan dengan produsen otomotif seperti Hyundai, BMW, Nissan, dan Toyota, belum ada kabar menggembirakan.

Kini, Apple kabarnya memutuskan untuk memproduksi sendiri mobil yang sudah mereka rancang. Mereka sedang meminta informasi mengenai vendor komponen otomotif dari tim research and development (R&D). Bahkan mereka juga sudah melakukan komunikasi dengan LG dan magna International untuk mendapatkan komponen baterai yang dibutuhkan.
 
Apple dikatakan sedang mempertimbangkan teknologi baterai lithium ion phosphate (LFP), yang cenderung tidak terlalu panas dan karenanya lebih aman daripada baterai lithium-ion yang diproduksi oleh sebagian besar produsen baterai Korea Selatan.

Baca juga  Menangkap 7 Peluang Industri Digital di Masa Pandemi

Meskipun baterai LFP menunjukkan kinerja yang lebih lemah pada suhu lebih rendah, namun harganya lebih murah daripada baterai lithium-ion.

Di sisi lain, tidak ada perusahaan baterai Korea Selatan yang memproduksi baterai LFP, karena sudah dikuasai produsen asal Cina.

Dengan begitu, Apple kemungkinan besar akan menggunakan baterai asal Tiongkok, karena merek pembuat baterai seperti CATL dan BYD menyumbang produksi sebanyak 30,8 GWh pada tahun lalu, atau 47 persen dari semua baterai EV yang diproduksi.

Pengembangan yang dilakukan masih dengan proyek mobil mereka yang diberi nama Project Titan. Sejumlah paten yang terkait dengan mobil dan mengemudi telah didaftarkan.

Tinggalkan Komentar