Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Youtube Siap Kejar Facebook Terjun ke Metaverse dan NFT

youtube - inilah.com
Istockphoto

YouTube telah memperluas pendekatannya terhadap koleksi digital seperti NFT dan ambisi masuk kedalam teknologi metaverse-nya.

Layanan streaming global itu pertama kali mengumumkan minatnya pada NFT pada bulan Januari dengan gagasan menggunakan NFT dan ruang Web3 untuk memberi manfaat kepada pembuatnya melalui aliran pendapatan tambahan dan peluang baru untuk terlibat dengan pemirsa.

Rencana layanan milik Alphabet tersebut untuk mendukung kreator pada tahun 2022 terungkap Dalam postingan blognya Chief Product Officer YouTube Neal Mohan, ia menuliskan beberapa tools baru, tapi yang paling menarik tentu saja NFT.

Mohan mengatakan kreator bisa memanfaatkan NFT sebagai kesempatan untuk lebih dekat dengan audiensnya. Misalnya, penggemar bisa memiliki foto, video, atau karya seni dari kreator favoritnya dan kepemilikannya bisa dibuktikan.

Baca juga
Tampilan Wujud Asli Hyundai Creta Terungkap, Bakal Rilis di GIIAS 2021?

“Kami tengah memikirkan bagaimana membuat aktivitas menonton jadi lebih imersif. Sektor pertama untuk menciptakan hal ini adalah game, di mana kami akan bekerja untuk menghadirkan lebih banyak interaksi ke game dan membuatnya lebih hidup,” jelas Neil Mohan mengutip NDTV.

Fitur lainnya yang disebutkan Mohan dalam blog itu akan terkait dengan Shopping. YouTube akan mengenalkan fitur baru seperti opsi untuk belanja langsung dari video, Live Shopping, dan lebih banyak kesempatan belanja di seluruh aplikasi.

Layanan yang pertama kali hadir pada 2005 itu juga akan bereksperimen dengan fitur livestreaming. Salah satunya dengan merilis fitur Collaboration, di mana kreator bisa livestream dan berinteraksi secara bersamaan.

Baca juga
Rewind Indonesia 2021 Bertengger di Pucuk Trending Youtube

Tidak ketinggalan, untuk bersaing dengan TikTok, YouTube juga akan merilis lebih banyak fitur untuk platform video singkatnya, Shorts. Mohan mengatakan fitur baru yang akan diluncurkan antara lain lebih banyak efek video dan alat editing, serta opsi untuk membalas komentar dengan video.

NFT dan Metaverse pun bukan satu-satunya peluang monetisasi yang dilirik YouTube tahun ini.

CEO Wojcicki juga mengatakan YouTube akan merambah dunia podcast dengan lebih dalam yang akan menjadi sumber pendapatan bagi kreator.

Dia juga memastikan bahwa YouTube akan memperluas fitur belanja ke lebih banyak kreator, dan mencari cara untuk menyatukan fitur Shopping ke dalam YouTube Shorts.

Tinggalkan Komentar