Zulhas: Bukan MUI yang Salah, Justru MUI Harus Kita Jaga, Jangan Terprovokasi

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (foto istimewa)

Seminggu terakhir ini publik dihebohkan dengan penangkapan tiga ustadz oleh Densus 88 terkait terorisme. Ketiganya adalah Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI) Ustadz Farid Okbah, Ustadz Anung Al Ahmat dan anggota dewan fatwa MUI Ustadz Zain An-Najah. Terkait hal ini MUI dianggap kecolongan karena anggotanya terlibat terorisme. Tuntutan sebagian netizen untuk membubarkan MUI pun menggaung di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PAN angkat bicara, katanya, “Saya kira tuntutan itu berlebihan. MUI ini penting sekali untuk bangsa dan negara. Kontribusinya banyak untuk menjaga umat dan nilai-nilai luhur agama bagi kehidupan kita bermasyarakat. Jika ada yang bermasalah di dalamnya, justru logiknya MUI harus kita jaga bersama.” Kata Zulhas.

Baca juga  Massa Aksi Minta Moeldoko Diam dan Tinggalkan Area Festival HAM

Terkait terorisme Zulhas menegaskan bahwa bangsa Indonesia menolak dan memerangi terorisme. “Kalau itu [terorisme] jelas kita lawan. Jangan sampai masyarakat dirugikan dan stabilitas keamanan negara kita terganggu. Definisi dan batasannya saja yang harus diperjelas, masyarakat perlu tahu. Perlu diedukasi.” Komentarnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR RI itu meminta pihak berwenang menjelaskan seterang-terangnya kepada masyarakat mengenai kasus ini. “Jangan sampai masyarakat cemas, jelaskan semaksimal mungkin. Siapa dan bagaimana jejaring terorismenya, bagaimana 3 ustadz ini terhubung. Jangan sampai tidak jelas dan membuat masyarakat takut. Nanti terima tamu saja takut, mau nyumbang takut, hadir acara takut.” Ujarnya.

Baca juga  PON XX, Papua Siapkan 18 RS Rujukan Covid-19

Zulhas berharap masalah ini cepat tuntas dan terjelaskan kepada masyarakat. Ia mendorong ormas Islam tidak terprovokasi, tapi juga berhati-hati jangan sampai ada pihak yang tidak bertanggung jawab. “Pesan saya, jangan terprovokasi.” Pungkasnya.

Tinggalkan Komentar