Rabu, 07 Desember 2022
13 Jumadil Awwal 1444

Zulhas: Muhammadiyah-NU Berkembang Buat Indonesia Makin Maju dan Kokoh

Minggu, 11 Sep 2022 - 22:57 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Foto: Inilah.com/Dea Hardianingsih)
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Foto: Inilah.com/Dea Hardianingsih)

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyampaikan perkembangan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama akan membuat bangsa semakin maju dan kokoh.

“Kalau Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama terus berkembang dan kuat maka yakin bangsa ini akan maju terus menuju Indonesia yang damai, kokoh, dan maju,” kata Zulhas dalam keterangan yang diterima di Jakarta Minggu (11/9/2022).

Ketua Umum PAN ini menyebutkan Muhammadiyah lahir pada 1912, jauh sebelum Indonesia merdeka. Jadi, menurut Zulhas, Muhammadiyah adalah salah satu bapak kandung bangsa bersama Nahdatul Ulama, beserta organisasi lainnya.

Zulhas menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan jalan sehat pra Perhelatan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke 48 bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. “Saya berharap momentum jalan bareng ini menjadikan Indonesia damai dan kokoh,” ujarnya.

Baca juga
Inilah Daftar Pemenang Penghargaan Nimo TV Gala 2021

Ia juga memberikan selamat dan apresiasi kepada berbagai pihak yang sudah mendukung berbagai program Gebyar Muktamar Muhammadiyah ‘Aisyiyah ke 48 termasuk dalam kegiatan jalan sehat serentak se-Jawa Tengah.

“Saya berterima kasih kepada Gubernur, Bupati, dan Walikota di Jawa Tengah yang sudah memfasilitasi dan mendukung penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke 48. Apalagi antusias warga Jawa Tengah yang sangat semarak,” tutur Zulhas.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebutkan siap mendukung apa yang dikatakan oleh Zulhas bahwa wujud antusiasme warga Jateng sebagai tuan rumah Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke 48 perlu difasilitasi dengan baik.

Baca juga
LD PBNU Minta Pemerintah Larang Paham Wahabi

“Persiapannya (muktamar) sudah cukup matang. Pak Tafsir (Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng) sudah laporan terus dengan saya. Kemudian pak wali kota juga selalu melaporkan persiapan-nya kepada saya. Kurang lebih dua juta warga Muhammadiyah akan hadir di Solo,” kata Ganjar.

Tinggalkan Komentar