Cara Menghitung Bunga Deposito BRI 100 Juta Berdasarkan Tenornya

Ilustrasi bilyet deposito BRI yang dipegang oleh nasabah
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Agar tidak tergerus oleh inflasi, Anda bisa mengembangkan kekayaan yang dimiliki dengan menempatkannya pada produk deposito. Jika tabungan biasa hanya memberikan bunga hingga 1 persen per tahun, deposito menawarkan suku bunga mencapai 3,5 persen per tahun, lho!
Seiring dengan berjalannya waktu, nilai uang bisa terus semakin menurun akibat adanya inflasi. Karena itu, Anda mungkin pernah mendengar beberapa konsultan finansial menyarankan untuk tidak menyimpan seluruh kas yang dimiliki pada tabungan saja.
Menggunakan kas tersebut sebagai modal investasi dapat membantu mengembangkan kekayaan seseorang agar tidak tergerus oleh inflasi.
Namun, sebagian orang mungkin belum berani berinvestasi di instrumen yang berisiko tinggi, seperti saham atau kripto.
Sebagai langkah alternatif, Anda bisa mengembangkan dana pada instrumen investasi yang berisiko lebih rendah, salah satu contohnya adalah deposito.
Berapa Besaran Bunga Deposito BRI?
Pada dasarnya, deposito merupakan simpanan berjangka dari perbankan yang penarikannya hanya bisa dilakukan dalam jangka waktu tertentu.
Deposito biasanya menawarkan suku bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa. Karena itu, menempatkan dana Anda di deposito cenderung lebih menguntungkan.
Namun, agar lebih aman, sangat penting untuk memilih bank yang kredibel dan tepercaya. Salah satu bank kredibel di Indonesia yang menyediakan produk deposito adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Tak hanya itu, BRI juga memberikan suku bunga deposito yang kompetitif, yaitu:
- Tenor 1 bulan: 3,25 persen per tahun.
- Tenor 3 bulan: 3,5 persen per tahun.
- Tenor 6 bulan: 3 persen per tahun.
- Tenor 12 bulan: 3 persen per tahun.
- Tenor 24 bulan: 3 persen per tahun.
- Tenor 36 bulan: 3 persen per tahun.
Sayangnya, BRI menetapkan minimal setoran awal untuk membuka deposito di layanan mereka, yaitu Rp5 juta jika dilakukan melalui internet banking dan Rp10 juta apabila dibuka melalui unit kerja BRI.
Hal ini tentu membuat deposito BRI hanya bisa digunakan oleh nasabah yang sudah memiliki modal awal yang cukup besar.
Cara Menghitung Bunga Deposito BRI 100 Juta Berdasarkan Tenornya
Sebelum menempatkan dana di deposito, sebagian besar nasabah mungkin ingin mengetahui berapa besaran bunga yang akan mereka dapatkan terlebih dahulu, apalagi jika mereka mendepositokan dana yang berjumlah besar, seperti Rp100 juta.
Sebetulnya, Anda bisa memperkirakan bunga yang didapatkan dari deposito menggunakan rumus berikut ini:
Keuntungan bunga deposito = [dana investasi x (suku bunga per tahun/12) x masa tenor] - total pajak
Perlu diketahui, pemerintah Indonesia sendiri menetapkan pajak sebesar 20 persen untuk deposito dengan modal awal minimal Rp7,5 juta. Karena itu, perhitungan keuntungan bunga deposito ini wajib mempertimbangkan nominal pajak yang dibebankan kepada nasabah.
Masih bingung bagaimana cara menghitung bunga deposito? Tenang, sebagai gambaran, berikut adalah contoh perhitungan bunga deposito BRI 100 juta berdasarkan masa tenor atau jangka waktunya:
1. Bunga Deposito BRI 100 Juta dengan Tenor 1 Bulan
- Dana investasi = Rp100 juta.
- Suku bunga = 3,25 persen per tahun.
- Masa tenor = 1 bulan .
Bunga deposito tanpa pajak = [dana investasi x (suku bunga per tahun/12) x masa tenor]
Bunga deposito tanpa pajak = Rp100.000.000 x (3,25 persen/12) x 1
Bunga deposito tanpa pajak = Rp270.833
Total pajak = bunga deposito x nilai pajak
Total pajak = Rp270.833 x 20 persen
Total pajak Rp54.166
Keuntungan bunga deposito akhir = bunga deposito tanpa pajak - total pajak
Keuntungan bunga deposito akhir = Rp270.833 - Rp54.166
Keuntungan bunga deposito akhir = Rp216.667
Jadi, dengan mendepositokan dana sebesar Rp100 juta di BRI selama 1 bulan, Anda akan mendapatkan tambahan bunga sebesar Rp216.667.
2. Bunga Deposito BRI 100 Juta dengan Tenor 3 Bulan
- Dana investasi = Rp100 juta.
- Suku bunga = 3,5 persen per tahun.
- Masa tenor = 3 bulan.
Bunga deposito tanpa pajak = [dana investasi x (suku bunga per tahun/12) x masa tenor]
Bunga deposito tanpa pajak = Rp100.000.000 x (3,5 persen/12) x 3
Bunga deposito tanpa pajak = Rp875.000
Total pajak = bunga deposito x nilai pajak
Total pajak = Rp875.000 x 20 persen
Total pajak = Rp175.000
Keuntungan bunga deposito akhir = bunga deposito tanpa pajak - total pajak
Keuntungan bunga deposito akhir = Rp875.000 - Rp175.000
Keuntungan bunga deposito akhir = Rp700.000
Jadi, dengan mendepositokan dana sebesar Rp100 juta di BRI selama 3 bulan, Anda akan mendapatkan tambahan bunga sebesar Rp700.000
3. Bunga Deposito BRI 100 Juta dengan Tenor 6 Bulan
- Dana investasi = Rp100 juta
- Suku bunga = 3 persen per tahun.
- Masa tenor = 6 bulan
Bunga deposito tanpa pajak = [dana investasi x (suku bunga per tahun/12) x masa tenor]
Bunga deposito tanpa pajak = Rp100.000.000 x (3 persen/12) x 6
Bunga deposito tanpa pajak = Rp1.500.000
Total pajak = bunga deposito x nilai pajak
Total pajak = Rp1.500.000 x 20 persen
Total pajak = Rp300.000
Keuntungan bunga deposito akhir = bunga deposito tanpa pajak - total pajak
Keuntungan bunga deposito akhir = Rp1.500.000 - Rp300.000
Keuntungan bunga deposito akhir = Rp1.200.000
Jadi, dengan mendepositokan dana sebesar Rp100 juta di BRI selama 6 bulan, Anda akan mendapatkan tambahan bunga sebesar Rp1.200.000.
.
.
Dapatkan Informasi Terupdate dan Paling Menarik Seputar Ekonomi dan Finansial di Laman Google News Inilah.com.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
