Kenapa Harga Emas Naik Terus? Ternyata Ini Penyebabnya

Ilustrasi emas batangan (Foto: Freepik)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Terdapat beberapa faktor yang bisa menyebabkan harga emas terus mengalami kenaikan, mulai dari tingginya permintaan emas di pasar, inflasi, hingga penurunan nilai tukar dolar Amerika Serikat.
Analis broker Octa (perusahaan broker internasional yang menyediakan layanan trading online), Kar Yong Ang memprediksi kenaikan harga emas bisa terus terjadi sampai tahun 2025.
Hal ini tentu menjadi alasan kenapa banyak orang mulai tertarik untuk berinvestasi di emas demi bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.
Namun, sebelum mulai investasi emas, penting bagi Anda untuk memahami beberapa faktor yang bisa menyebabkan harga emas naik terus.
Alasan Kenapa Harga Emas Naik Terus
Pada dasarnya, harga emas bisa mengalami kenaikan atau penurunan ketika dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti inflasi hingga masalah ekonomi dan politik. Namun, biasanya, penurunan harga emas tidak terlalu signifikan dan masih dalam batas wajar.
Malahan, harga emas yang turun ini kerap dijadikan sebagai momen untuk membeli emas sebanyak mungkin untuk keperluan investasi. Sebab, harganya bisa kembali meningkat seiring dengan berjalannya waktu.
Secara garis besar, terdapat beberapa faktor yang bisa menyebabkan harga emas terus meningkat, yaitu:
1. Tingginya Permintaan Emas di Pasar
Perlu diketahui, ketersediaan emas di dunia tergolong cukup terbatas. Bahkan, produksi emas sering kali didapatkan dari proses daur ulang emas yang lama agar bisa memenuhi kebutuhan pasar.
Karena hal ini, permintaan emas di pasar cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan penawaran atau ketersediaan barangnya. Akibatnya, harga emas bisa terus meningkat seiring dengan tingginya permintaan emas di pasar.
2. Kondisi Ekonomi dan Politik Dunia
Ketidakpastian kondisi ekonomi dan politik dunia juga berkontribusi terhadap kenaikan harga emas dari waktu ke waktu.
Hal ini masih berkaitan dengan permintaan di pasar. Ketika terjadi masalah ekonomi dan politik, para investor berbondong-bondong untuk berinvestasi pada instrumen yang lebih aman dan minim risiko, seperti emas.
Dengan demikian, permintaan emas di pasar akan bertambah banyak, sehingga membuat harga logam mulia tersebut ikut meningkat.
Salah satu contohnya, krisis ekonomi dan masalah politik yang terjadi di Indonesia pada 1998 membuat harga emas kala itu melonjak naik secara signifikan.
3. Inflasi
Inflasi merupakan fenomena ekonomi yang terjadi ketika harga barang dan jasa naik secara terus-menerus dalam periode waktu tertentu.
Kondisi ini juga membuat nilai uang cenderung menurun. Karena itulah, masyarakat enggan menyimpan asetnya dalam bentuk uang kas, sehingga investasi emas kerap menjadi pilihan.
Karena semakin diminati, harga emas tentu akan ikut meningkat ketika negara sedang mengalami hiperinflasi.
4. Kebijakan Moneter
Kenaikan dan penurunan harga emas juga bisa dipengaruhi oleh kebijakan moneter dari bank sentral, terutama bank sentral Amerika Serikat (The Fed).
Kebijakan ini berupa menaikkan atau menurunkan suku bunga. Ketika bank sentral menurunkan suku bunganya, harga emas berpeluang tinggi mengalami kenaikan.
Pasalnya, dolar Amerika Serikat akan kurang menarik untuk dijadikan sebagai pilihan investasi (investasi valuta asing) di momen ini. Dengan demikian, orang-orang mulai memilih untuk menempatkan uangnya di emas.
5. Penurunan Nilai Tukar Dolar Amerika Serikat
Emas umumnya diperjualbelikan dalam satuan US$/Oz. Maka dari itu, harga emas akan sangat bergantung pada perubahan nilai tukar dolar Amerika Serikat.
Ketika nilai tukar USD menurun terhadap mata uang lain, maka harga jual emas di dunia bisa meningkat.
Dalam hal ini, terdapat beberapa faktor yang bisa menurunkan nilai tukar USD, yaitu defisit anggaran serta krisis utang di Amerika Serikat.
Bagaimana Cara Investasi Emas yang Tepat?
Karena harganya bisa terus meningkat dari waktu ke waktu, banyak orang memilih untuk menyimpan asetnya dalam bentuk emas.
Jika Anda juga tertarik dengan investasi emas, pastikan untuk melakukannya dengan bijak dan tepat. Adapun beberapa tips yang bisa dilakukan untuk investasi emas dengan tepat adalah:
- Menetapkan tujuan investasi terlebih dahulu. Misalnya, Anda ingin investasi emas untuk tabungan pensiun atau membeli rumah. Dengan begitu, tujuan tersebut bisa dijadikan sebagai pijakan untuk membuat keputusan di masa mendatang.
- Membeli emas di tempat yang kredibel, seperti Pegadaian atau situs resmi logammulia.com.
- Memantau harga emas secara berkala. Jadi, Anda bisa membeli emas ketika harganya sedang menurun dan menjualnya saat harga emas sedang di puncaknya.
.
.
Dapatkan Informasi Terupdate dan Paling Menarik Seputar Investasi dan Finansial di Laman Google News Inilah.com.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
